PERAN LEMBAGA ADAT DALAM PENGATURAN TANAH ULAYAT DI DESA RUIS KECAMATAN REOK KABUPATEN MANGGARAI
DOI:
https://doi.org/10.71128/kybernology.v3i1.263Keywords:
Customary Institution, Ulayat Land, Indigenous Peoples, Land ConflictAbstract
This study aims to describe the role of customary institutions in the regulation of ulayat land in Ruis Village, Reok Subdistrict, Manggarai Regency. Customary institutions play a crucial role in regulating, allocating, and resolving disputes over ulayat land through traditional values, customary law, and consensus-based mechanisms. However, since the implementation of government programs such as Gempar and Gerbades during the reform era, the authority of customary institutions has weakened due to the shift of land management rights from customary authorities to individual community members. This research employs a qualitative case study approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal a significant decline in the role of customary institutions in ulayat land management, particularly in land allocation, boundary control, and conflict resolution. Both internal and external factors contribute to this decline, including weak leadership regeneration, lack of written customary law, and the growing dominance of formal governmental systems.
References
Endah Marendah Ratnaningtyas 2021. Metodologi Penelitian Kualitatif. Aceh : Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Mizaj Iskandar, Lc,Ll,. M. 2020. Otoritas Lembaga Adat Dalam Penyelesaian Kasus Khalwat Di Aceh. Aceh hlm 119-121: Dinas Syariat Islam .Aceh
Yulia, S.H.,M.H. 2016. Buku Ajar Hukum Adat. Sulawesi hlm 64-72: Unimal Press
Erwin Owan Hermansyah Soetoto 2021. Buku Ajar Hukum Adat, Malang hlm 119-127 : Madza Media
Julius Sembiring 2018. Dinamika Pengaturan dan Permasalahan Tanah Ulayat Yogyakarta: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Kutipan dari jurnal
Tengku Fariz, Benito Asdhie Kodiyat, M.S 2023. Perlindungan Hukum Hak Masyarakat Adat Atas Tanah Ulayat Pasca Undang - Undang Cipta Kerja. Jurnal edukasi hukum : Vol 1. No. 3, 2963-7082
Tesya Veronika, Atik Winanti 2021. Keberadaan Hak Atas Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat Ditinjau Dari Konsep Hak Menguasai Oleh Negara. Jurnal Hukum dan Masyarakat Mandani : Vol 11. No 2, Hal 305-317 diperoleh dari http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/ey/index
Wasyilatul Jannah 2022. Eksistensi Masyarakat Hukum Adat Dan Dinamika Tanah Ulayat Di Manggarai Timur Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora: Vol 11, No 2 diperoleh dari https://doi.org/10.23887/jish.v11i2.41006
Allfonsus Alvin Kurniawan 2020. Sistem Pembagian Tanah Ulayat Pada Masyarakat Manggarai Suku Langkas Kelurahan Carep Kecamatan Langke Rembong kabupaten manggarai Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha: Vol. 8 No. 1 diperoleh dari https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP
Kahar Lahar & Ratnawati 2021. Peran Lembaga Adat Patowonua Daļam Menyelesaikan Sengketa Tanah Pada Masyarakat Tolaki-Mekongga Jurnal Hukum: Vol. 7 No. 2 diperoleh dari https://ejournal.uniska- kediri.ac.id/index.php/Diversi
Siti Raga Fatmi 2018. Permohonan Tanah Ulayat di Minangkabau Menjadi Tanah Hak Milik Jurnal Hukum Vol. 5 No. 3 diperoleh dari https://doi.org/10.19184/ejlh.v5i3.8291
Erwin Nugraha Purnama 2021. Peran Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Marind Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Di Kota Merauke Jurnal Melek Sintaks : Vol. 6 No 6. diperoleh dari https://doi.org/10.36418/literasi-sintaksis.v6i6.2916
Yusuf Salamat 2016. Pengaturan Mengenai Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat (Studi Kasus Pengakuan Terhadap Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat Dayak Di Kalimatan Tengah
Yohanes Dan Stanislaus 2020. Revitalisasi Peran Lembaga Adat Dalam Penanganan Konflik Sosial (Studi Kasus Di Manggarai Nusa Tenggara Timur). Jurnal Kementrian Sosial RI
Fransiskus Bustan. Peran Tu’a Golo Sebagai Pemimpin Tertinggi Dalam Struktur Sosial Kelompok Etnik Manggarai Ditinjau Dari Prespektif Linguistik Kebudayaan
Diang Agung Wicaksono & Ananda Prima Yurista 2018. Inisiasi Pemerintah Daerah Dalam Mengatur Alternatif Penyelesaian Sengketa Tanah Berbasis Adat Di Kabupaten Manggarai. Jurnal Penelitian Hukum : Dejure V18.275-288 diperoleh dari http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2018.V18.275-288
Kutipan dari Dokumen Pemerintah
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa Dan Lembaga Adat Desa
Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Penyelesaian Sengketa Berbasis Adat
Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang Kepala Badan Pertahanan Nasional Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penatausahaan Tanah Ulayat Kesatuan Masyarakat Hukum Adat
Keputusan Kepala Desa Ruis Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kepengurusan Lembaga Adat Desa Masa Bhakti Seumur Hidup
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vinsensius Dedewidjayanto Ngambol, Ajis Djaha, Ardy Pandie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4550198/original/016488700_1692862388-cover.jpg)




