PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM MUSRENBANG (Studi Pada Desa Niukbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang)

Authors

  • Melania Adelin Neno Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Hendrik Toda Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Mariayani O. Rene Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • I Putu Yoga B. Pradana Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71128/kybernology.v3i1.297

Abstract

Percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Kesetaraan Gender (SDG 5), menuntut keterlibatan perempuan sebagai subjek pembangunan. Namun, realitasnya, konstruksi budaya dan stereotip gender di Indonesia masih membatasi partisipasi perempuan, terutama dalam forum perencanaan seperti Musrenbang. Di Desa Niukbaun, Kabupaten Kupang, meskipun jumlah penduduk laki-laki dan perempuan relatif seimbang, partisipasi perempuan dalam Musrenbangdes tahun 2024 masih rendah dan cenderung simbolis, dengan hanya 8 dari 54 peserta merupakan tokoh perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis gender Harvard untuk menganalisis partisipasi perempuan dalam Musrenbang Desa Niukbaun, dengan fokus pada profil aktivitas, akses, kontrol, dan manfaat. Hasil menunjukkan bahwa dalam profil aktivitas, kepanitiaan Musrenbang Desa Niukbaun 2024 didominasi laki-laki, membatasi perempuan pada peran domestik akibat stereotip gender dan beban ganda. Pada profil akses, keterlibatan perempuan di komisi masih rendah, terutama di komisi fisik dan prasarana, mencerminkan stereotip gender yang menghambat partisipasi di bidang teknis. Dalam profil kontrol, meskipun ada peluang, perempuan cenderung tidak mengambil peran strategis karena beban domestik dan kurangnya kepercayaan diri, menghasilkan kontrol rendah dalam perencanaan pembangunan. Namun, dari profil manfaat, perempuan menunjukkan kesadaran akan hak mereka dan aktif menyampaikan usulan terkait kesehatan dan ekonomi, meskipun manfaat belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi perempuan dalam Musrenbang Desa Niukbaun masih menghadapi tantangan signifikan akibat stereotip gender dan kurangnya kesempatan strategis, yang memerlukan upaya sistematis untuk meningkatkan kesadaran, pelatihan, dan lingkungan yang lebih inklusif demi pembangunan desa yang setara.

References

Buku

Basrowi, S. d. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif (Edisi Kedua Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, Dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

Conyers, D. (1994). Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Handayani, Trisakti,Sugiarti. (2002). Konsep dan Teknik Penelitian Gender. Malang: UMM press.

Idrus, M. (2009). Metode Ilmu Pendekatan Sosial, Pendekatan Kualitatif, dan Kuantitatif. Jakarta: Erlangga.

Ihroni, T. O. (1990). Kajian Wanita Dalam Pembangunan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

KBBI. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat . Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Lexi, B. D. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remadja Karya.

Muluk, K. (2007). Menggugat Partisipasi Publik Dalam Pemerintah Daerah. Malang: Lembaga Penerbitan & Dokumentasi FIA UNIBRAW.

Moleong. (2002). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Remaja.

Nur Afni, M. R. (2022). Konsep Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Musawa.

Santoso, B., & Gianawati, N.D. (2005). Manajemen Pembangunan Berbasis Masyarakat: Perencanaan Pembangunan Partisipatif. Jember: Perform Project.

Setiawan, A. (2022). Pemerintah Desa (Partisipasi Dalam Perencanaan Pembangunan Desa. Sleman: Deepublish.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RAD. Bandung: Alfabeta.

Sumampouw, Monique. (2004). Perencanaan Darat Laut yang Terintegrasi dengan Menggunakan Informasi Spasial yang Partisipatif Menata Ruang Laut Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita.

Suwandi, B. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Suyanto, B & Hendarso, E. M. (1996). Wanita dari Subordinasi dan Marginalisasi Menuju ke Pemberdayaan. Surabaya : Airlangga University Pers.

Tilaar, H.A.R. (2009). Kekuasaan Dan Pendidikan: Kajian Manajemen Pendidikan Nasional Dalam Pusara Kekasaan. Bandung: Alfabeta.

Jurnal

Afni, N., Rezal, M., & Latoki, L. (2021). Konsep Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan Dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Musawa:

Journal For Gender Studies, 14(1), 19-48.

Agnes, P. 0., & Sartika, D. D. (2016). Partisipasi Perempuan dalam Perencanaan Pembangunan Desa. Jurnal Emprika, 1(2), 141-162.

Alfatika, M. (2023). Partisipasi Perempuan dalam Perencanaan Pembangunan

Desa Lon Asan Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 8(4).

Ali, C. (2023). Keterlibatan Perempuan Dalam Musrenbang Tingkat Desa Kota Banda Aceh. Al-Ijtimai: International Journal of Government and Social Science, 9(1), 53-82.

Basri, H., Budi, H., & Teniro, A. (2022). Partisipasi Masyarakat Dalam Merumuskan Kebijkan Pada Musrenbang Kampung. Jurnal Kebijakan

Publik, 13(1), 25-32.

Bayeh, E. (2016). The role of empowering women and achieving gender equality to the sustainable development of Ethiopia. Pacific Science Review B: Humanities and Social Sciences, 2(1) ,37–42.

Desriadi. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Pisang Berebus

Kecamatan. Jurnal Trias Politika, 2(1).

Indarti, S. H. (2019). Peran Perempuan Dalam Pembangunan Masyarakat. The Indonesian Journal of Public, 5(1).

Kusumawiranti, R. (2021). Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial dalam Pembangunan Desa. Populika, 9(1), 12-19.

Miotto, G. V.-A. (2019). Gendere quality: a tool for legitimacy in the fast fashion industry. Harvard Deusto Business Research, 8(2), 134.

Mohi, M. D., & Sholihah, L. (2024). Partisipasi Perempuan Dalam Musrenbang Kecamatan Di Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo (Doctoral dissertation, IPDN).

Nations, U. (2021). Achieve gendere quality and empowerall women and girls. Department of Economic and Social Affairs Sustainable Development.

Nonci, N., & Herman, D. (2024). Peran Gender Dalam Pengambilan Keputusan

Pada Musawarah Perencanaan Pembangunan (Studi Kasus Kecamatan

Maiwa Kabupaten Enrekang). Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 10(4).

Oberlin Silalahi, R. (2016). Model Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (MUSRENA) Responsif Gender di Kota Banda Aceh. Palastren: Jurnal Studi Gender.

Openg, E. N. B., Cathas Teguh, P., & Rande, S. (2022). Partisipasi Perempuan

Dalam Perencanaan Pembangunan Desa Di Desa Swarga Bara Kecamatan Sangatta Utara Kbupaten Kutai Timur: eJournal Adm Negara

Pratama, M. R., Fatmawati, F., & Azikin, R. (2018). Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Di Desa Ujung Mattajang Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik.

Puspitawati, H. (2013). Konsep, teori dan analisis gender. Bogor: Departe-men Ilmu Keluarga dan Kon-sumen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian.

Putri, S. A. (2021). Potret Stereotip Perempuan di Media Sosial. Jurnal Representamen, 7(2).

Putri, C.S., & Jatiningsih, O. (2020). Pelaksanaan Peran Pkk Dalam Menggerakkan Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan Masyarakat Di Desa Kwadengan Barat Kecamatan Sidoarjo. Kajian Moral dan Kewarganegaraan .

Rahmawati, I., & Susanti, D. (2021). Pemberdayaan Perempuan dalam Pembangunan Desa: Studi Kasus di Jawa Timur. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat.

Razak, T. S., Azuz, F., & Ibrahim, S. (2020). Partisipasi Perempuan Dalam Musrenbang: Perspektif Komunikasi Pemerintahan. Jurnal Pallangga Praja (JPP), 2(2), 149-165.

Sari, A. P., & Nurjanah, S. (2020). Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa. KAGANGA: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora

Sudirman, F. A. (2019). Tinjauan Implementasi Pembangunan Berkelanjutan: Pengelolaan Sampah Kota Kendari. Sospol: Jurnal Sosial Politik, 291305.

UNESCO. (2019). UNESCO Priority Gender Equality Action Plan: 20142021,2019 Revision.

United Nations. (2021). Achieve gendere quality and empowerall women and girls. Department of Economic and Social Affairs Sustainable Development.

Wula, H. V. (2022). Peran Perempuan Dalam Pembangunan Desa. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Humaniora .

Peraturan dan Undang-Undang

Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 66 Tahun 2007 Tentang Perencanaan Pembanguan Desa.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Undang-Undang Desa No.6 Tahun 2014 Tentang Desa

Downloads

Published

2025-06-28

How to Cite

Neno, M. A. ., Toda, H., Rene, M. O., & Pradana, I. P. Y. B. (2025). PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM MUSRENBANG (Studi Pada Desa Niukbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang). Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik, 3(1), 347–363. https://doi.org/10.71128/kybernology.v3i1.297

Issue

Section

Articles