REPRESENTASI NILAI PERJUANGAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SARASWATI SI GADIS DALAM SUNYI KARYA ALI AKBAR NAVIS
DOI:
https://doi.org/10.71128/e-gov.v3i3.275Kata Kunci:
Nilai Perjuangan, Tokoh Utama, Novel, Sosiologi SastraAbstrak
Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah nilai perjuangan tokoh utama dalam novel Saraswati Si Gadis dalam Sunyi Karya Ali Akbar Navis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai perjuangan tokoh utama yang terkandung dalam novel Saraswati Si Gadis dalam Sunyi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sosiologi Sastra yang dicetuskan oleh Hipolyte Taine. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata maupun kalimat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca, teknik catat dan teknik codding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tokoh Saraswati merupakan gambaran kuat tentang sosok difabel yang memiliki keteguhan, empati, dan semangat tinggi dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan. Dalam analisis berdasarkan teori Hipolyte Taine, keenam nilai perjuangan yang dimilikinya (nilai sabar, nilai rela berkorban, nilai semangat pantang menyerah, nilai persatuan, nilai harga-menghargai dan nilai kerja sama) tidak berdiri sendiri, melainkan dibentuk oleh tiga unsur utama yaitu Ras, Momen, dan Lingkungan. Pertama, Ras (Nilai sabar) sebagian besar bersumber dari karakter dasar Saraswati yang tenang, teguh, dan tidak mudah putus asa. Kesabaran Saraswati dalam menghadapi ejekan tanpa perlawanan verbal menunjukkan kekuatan batin yang lahir dalam dirinya. Kedua, Momen (Nilai semangat pantang menyerah dan nilai rela berkorban) juga merupakan bentuk respons Saraswati terhadap tantangan zaman yang belum ramah terhadap penyandang disabilitas. Situasi dan diskriminatif dan keterasingan yang ia alami tidak membuatnya mundur, melainkan memotivasi dirinya untuk berjuang lebih keras. Ketiga, Lingkungan (Nilai persatuan, nilai harga menghargai, dan nilai kerja sama) merupakan hasil interaksi Saraswati dengan lingkungannya. Meskipun ia sering dikucilkan, Saraswati tetap berusaha menjalin hubungan dan beradaptasi.
Referensi
Abun, Maria Indriani. 2022. Analisis nilai moral tokoh utama dalam novel wijaya kusuma dari kamar nomor tiga karya maria matildis banda (kajian sosiologi sastra). Skripsi. FKIP Universitas Nusa Cendana Kupang. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Aminuddin, 2009. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Danamo. 2002. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Devanti, Yunita 2019. Perjuangan cinta Tokoh Utama pada Novel Kisah Terlarang (Jangan Pisahkan Kami) Karya Kemas Rachyuanda P. Tinjauan Psikologi sastra. In Skripsi.
Goni, Valeria Hermelinda. 2023. “Representasi Tuhan dalam Lagu Liturgi Somba Ite Mori Karya P. Manti (Kajian Semiotika). Skripsi. FKIP Universitas Nusa Cendana Kupang. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Joyomartono. 1990. Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai Perjuangan Bangsa Indonesia. In Semarang: IKIP Press.
Moleong. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Navis, AA. 2002. Saraswati, Si Gadis dalam Sunyi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Ndima, Dai Diandra. 2022. Moralitas tokoh utama dalam novel “Tuhan Ijinkan Aku Menjadi Pelacur” Karya Muhidin M. Dahlan: Kajian Sosiologi Sastra. Skripsi. FKIP Universitas Nusa Cendana Kupang. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Raodah. 2021. Analisis Nilai Perjuangan Pada Tokoh Utama Sania dalam Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi Karya J.S Khairen. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram.
Ratna, N. K. 2020. Analisis Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Ratna, N. K. (2023, 2011). Paradigma Sosiologi Sastra. Analisis Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Rumadi, Hadi. 2020. Representasi Nilai Perjuangan dalam Novel Berhenti di Kamu Karya Gia Pratama. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Riau.
Sugiyono. 2019. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung. Alfabeta
Suwardi. 2011. Sosiologi Sastra.Yogyakarta. 56
Wahyuningtyas, Sri & Santos, H. W. 2011. Sastra Teori dan Implementasi. Surakarta: Yuma Pustaka.
Wellek, R. dan Warren, A. 1993. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Wiyatmi. 2013. Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Kanwa Publish.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Desi Natalia Tameon, Karolus B. Jama , Margareta P.E. Djokaho

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4550198/original/016488700_1692862388-cover.jpg)
