MEMBANGUN KEMANDIRIAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA MELALUI UMKM DI DESA PAUBOKOL KECAMATAN NUBATUKAN KABUPATEN LEMBATA
DOI:
https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.433Keywords:
Pemberdayaan, Kemandirian, Perempuan, UMKMAbstract
Sejatinya sebuah pemberdayaan adalah bertujuan untuk membuat seseorang mampu melakukan sesuatu secara mandiri tanpa harus tergantung pada orang lain. Kemandirian yang ada sebagai hasil dari sebuah pemberdayaan dalam bentuk kemandirian ekonomi, kemandirian politik dan sebagainya tergantung kepada jenis program yang ada. Pemberdayaan sebagai suatu kegiatan yang membuat orang dapat melakukan perubahan dalam dirinya dengan melalui sebuah proses yang dapat berlangsung secara singkat atau pun melalui sebuah proses yang panjang.. Stigma sosial, kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar, dan terbatasnya akses ke modal usaha merupakan beberapa kendala yang harus dihadapi. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung di mana perempuan merasa aman untuk bermitra dan berkolaborasi serta berbagi pengalaman dalam berbisnis. Dengan membangun jaringan dukungan antar perempuan, mereka bisa saling menginspirasi dan berbagi pengetahuan. Tujuan dari pemberdayaan perempuan melalui UMKM berbasis tanaman rempah kunyit bubuk, tidak hanya sekedar untuk meningkatkan kapasitas individu,dan membangun kemandirian pada Perempuan, tetapi juga untuk mendorong inklusi sosial dan ekonomi secara lebih luas. Dengan meningkatkan keterampilan dan akses perempuan terhadap peluang ekonomi, kita dapat berkontribusi pada pengurangan ketimpangan gender, serta meningkatkan daya saing dan ketahanan ekonomi lokal.
References
Abdurrahman, A., & Tusianti, E. (2021). Apakah Pemberdayaan Perempuan dalam Ekonomi dan Politik Telah Meningkatkan IPM Perempuan Indonesia? Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 21(2), 204–219. https://doi.org/10.21002/jepi.2021.13
Adviany, I., Nuriyah, S., Zahra, F., Saumi, F., Laila, V., Subagja, I., Zaman, M. M. B., & Indonesia, D. (2023). Singkong Putra Bungsu Dan Dapur Kelompok Wanita Tani ( Kwt ) Mekar. 5.
Hastuti, H., Tamsir, I., Vindi, W. O., & Leni, L. (2022). Peningkatan Peran Perempuan Dalam Upaya Mendorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Kewirausahaan. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 2(1), 10–16. https://doi.org/10.51214/japamul.v2i1.205
Juwairiyah, I., Andrianto, M., & Syafitri, R. (2022). Peran Perempuan dalam Membangun UMKM di Kota Tanjungpinang. Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, Dan Budaya, 2(2), 150–160. https://doi.org/10.33830/humayafhisip.v2i2.3838
Lano, K. (2017). Class Diagrams. Agile Model-Based Development Using UML-RSDS, 20(03), 43–68. https://doi.org/10.1201/9781315368153-8
Nur, S. (2019). Pemberdayaan Perempuan Untuk Kesetaraan & Meningkatkan Partisipasi Dalam Pembangunan Lingkungan Hidup. An-Nisa, 10(1), 99–111. https://doi.org/10.30863/annisa.v10i1.388
Rizqy Aiddha Yuniawati. (2021). Pemberdayaan Perempuan dalam Membangun Kemandirian Ekonomi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 169–173.
Ruslan, M. (2010). PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM DIMENSI PEMBANGUNAN BERBASIS GENDER Murniati Ruslan*. Musawa, 2(1), 1–18.
Suhaeli, E., Nasution, N. A., Januarika, J., Setyaningsih, R., & Rudi, R. (2024). Strategi Digitalisasi Untuk Kemandirian Umkm Dan Pemberdayaan Wanita: Pengabdian Masyarakat Di Kecamatan Kebon Pedas, Sukabumi. Blantika: Multidisciplinary Journal, 2(3), 323–329. https://doi.org/10.57096/blantika.v2i3.112
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Krisanti Nika Rufindi Lewuras, Frans Bapa Tokan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.













