STRATEGI PEMASARAN DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG DI DESA PUKDALE KABUPATEN KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.436Keywords:
Jagung; Strategi Pemasaran; Bauran Pemasaran; SWOT; Pendapatan UsahataniAbstract
Jagung merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peran penting sebagai sumber pangan, bahan baku pakan ternak, dan bahan baku industri. Meskipun memiliki potensi produksi dan permintaan pasar yang tinggi, petani jagung masih menghadapi berbagai permasalahan pemasaran, terutama keterbatasan modal, lemahnya akses terhadap informasi harga, ketergantungan kepada pedagang pengumpul, keterbatasan sarana pascapanen, dan belum optimalnya kegiatan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang dapat diterapkan serta mengetahui tingkat pendapatan usahatani jagung di Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara menggunakan kuesioner, dan dokumentasi. Responden penelitian berjumlah 52 petani jagung yang dipilih dari populasi sebanyak 122 petani. Analisis strategi pemasaran menggunakan pendekatan bauran pemasaran yang terdiri atas produk, harga, tempat, dan promosi (4P), dilanjutkan dengan analisis faktor internal dan eksternal melalui matriks IFAS, EFAS, dan SWOT. Analisis pendapatan dilakukan dengan menghitung total biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pemasaran jagung perlu diarahkan pada peningkatan kualitas produk, perbaikan penanganan pascapanen, inovasi produk olahan, pemanfaatan stabilitas harga, penguatan akses informasi pasar, optimalisasi lokasi produksi yang strategis, dan perluasan promosi menuju pasar modern. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas jagung mencapai 3.874,41 kg per hektar dengan harga jual Rp7.000 per kg. Rata-rata penerimaan mencapai Rp27.120.906 per hektar, sedangkan biaya produksi sebesar Rp3.758.471 per hektar sehingga diperoleh pendapatan bersih sebesar Rp23.362.435 per hektar dalam satu musim tanam. Hasil tersebut menunjukkan bahwa usahatani jagung di Desa Pukdale memberikan keuntungan ekonomi yang positif, namun peningkatan pendapatan secara berkelanjutan memerlukan penguatan strategi pemasaran dan peningkatan kualitas produk
References
Achmad. (2015). Analisis efisiensi ekonomi dan tata niaga usahatani tanaman pangan dalam mendukung kemandirian pangan nasional. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 9(2), 114–128.
Ardiyaningrum, I., Budiastuti, S., & Komariah. (2017). Hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan terhadap sikap masyarakat dalam konservasi lahan kering di Kecamatan Selo. Artikel Pemakalah Paralel, 1(1), 114–118.
Arianty, N., & Masyhura, M. D. (2019). Strategi pemasaran susu kedelai dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. (2022). Kabupaten Kupang dalam angka 2022. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang.
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2023). Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur.
David, F. R., & David, F. R. (2017). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases (16th ed.). Pearson.
Djadji, D., Kapioru, C., & Hendrik, E. (2020). Keragaan pendapatan dan strategi pemasaran produk olahan jagung dan kacang tanah pada home industry UD. Jagung Komodo di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Jurnal Agribisnis Lahan Kering.
Fitriana, A., Hanani, N., & Fahriyah, F. (2024). Dampak kebijakan domestik terhadap produksi dan harga jagung domestik di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(3), 1077–1089.
Hotimah, H., Septiana, A., & Dawam, A. (2021). Analisis strategi pemasaran dalam upaya meningkatkan pendapatan dan produktivitas petani jagung di Desa Planggiran, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan. Jurnal Manajemen Agribisnis dan Sosial Ekonomi, 3(2), 45–52.
Jaya, I. K. D., & Rosmilawati. (2022). Production and income dynamics of maize farmers in dryland of North Lombok, Indonesia, before and during the COVID-19 pandemic. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1107(1), 012009.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Martauli, E. D., Karo, S. B., & Sembiring, S. (2023). Strategi pengembangan usahatani jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 22(2), 213–222.
Maqrifah, Nur, & Fahruddin. (2025). Analisis kelembagaan dan efisiensi rantai pasok usahatani serealia dalam mendukung kemandirian pangan nasional. Jurnal Agribisnis dan Kebijakan Pertanian, 8(1), 45–58.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vitri Arista Haeleke, Damianus Adar, Jullyo Gideon Rohi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.













