ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI PORANG (Amorphophallus oncophyllus) DI DESA GOLO NDOAL KECAMATAN MBELILING KABUPATEN MANGGARAI BARAT

Authors

  • Kristina Sumira Ngampu Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Fredrik Lukas Benu Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Aplonia Bani Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.525

Keywords:

Usahatani Porang, Risiko Produksi, Keuntungan Maksimum

Abstract

Usahatani porang merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani di Desa Golo Ndoal, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Namun, dalam pelaksanaanya usahatani porang menghadapi berbagai risiko produksi yang menyebabkan ketidakpastian hasil dan pendapatan petani. Risiko tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor input produksi seperti luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk, dan pestisida. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui risiko produksi usahatani porang di Desa Golo Ndoal, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, (2) Mengetahui keuntungan maksimum usahatani petani porang di Desa Golo Ndoal, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitaf. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner kepada petani, serta data sekunder dari berbagai sumber literatur. Penentuan sampel dilakukan dengan metode simpel random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi porang yang memiliki nilai rata-rata sebesar 1487 dengan standar deviasi sebesar 718,8973. Nilai standar deviasi tersebut menunjukkan adanya variasi produksi diantara petani. Hasil perhitungan menghasilkan probabilitas sebesar 48,72%, yang menunjukkan bahwa kemungkinan terjadinya risiko produksi yang berkaitan dengan hasil produksi petani porang katagori rendah. Selain itu, perhitungan keuntungan maksimum diperoleh pada saat MR=MC dengan nilai MR sebesar 7.460 dan MC 2.258,4 sehingga diperoleh output optimal sebesar Q= 3.308 kg per tahun. Kondisi  ini menunjukkan bahwa keuntungan maksimum dapat dicapai apabila petani mampu mengelola biaya produksi secara efisien dan meningkatkan hasil produksi.

References

Marsadi, D., Dirgayana, I. W., & Asni, V. (2021). Analisis Usahatani Porang di Desa Watu Manggar Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Dwijendra Agro, 11 No.2(2), 104–109.

Sutrisno, E. (2022). Porang untuk Bahan Baku Kertas Berharga. Retrieved from https://indonesia.go.id/kategori/editorial/5505/porang-untuk-bahan-baku-kertas-berharga?lang=1

Basri, Y., Pellondo’u, M., & Sinaga, P. S. (2023). Analisis Pengembangan Porang Sebagai Hasil Hutan Bukan Kayu Dalam Menunjang Ekonomi Rumah Tangga Masyarakat Di Desa Golorutuk Kabupaten Manggarai Timur. Wana Lestari, 5(02), 371–391. https://doi.org/10.35508/wanalestari.v5i02.14156

Bakri, R., Rukka, R. M., Nadja, R. A., & Diansari, P. (2025). Dampak Berkurangnya Jenis Pupuk Bersubsidi terhadap Produksi dan Pendapatan Petani Padi Sawah ( Studi Kasus di Desa Limpoccoe , Kecamatan Cenrana , Kabupaten Maros , Provinsi Sulawesi Selatan ), 5(01), 1–18. https://doi.org/10.55180/aft.v5i1.1562

Efgivia, N. G. (2016). STASTISTIK dan PROBABILITAS. Educacao e Sociedade (Vol. 1). Retrieved from http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/03/emi

Zahara V, A. C. (2019). MIKROEKONOMI.

Suharyanto. (2015). Analisis Risiko Produksi Usahatani Padi Sawah di Provinsi Bali, (2009). https://doi.org/10.18196/agr.1210

Eduard Yanto Bulu dan Junaedin Wadu. (2024). Analisis Risiko Usahatani Padi (oryza Sativa L) Sawah Di Desa Mareda Kalada Kecamatan Mewewa Timur Kabupaten Sumbah Barat Daya, 02(2), 1–9.

Apriana, N., Fariyanti, A., Ulfh, R. I., Lq, I., Surgxfwlrq, I., Gdwd, U., … Wkh, I. (2017). PREFERENSI RISIKO PETANI PADI DI DAERAH ALIRAN SUNGAI BENGAWAN SOLO , KABUPATEN BOJONEGORO , PROVINSI JAWA TIMUR, 14(2), 165–173. https://doi.org/10.17358/JMA.14.2.165

Izza, S. N., Hidayat, R., & Nugrahani, P. (2022). KAJIAN SUMBER BIBIT DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PORANG ( Amorphophallus onchophyllus Prain ) STUDY OF SOURCE SEEDS AND PLANTING MEDIA COMPOSITION ON THE GROWTH AND YIELDS OF KONJAC PLANT ( Amorphopallus onchophyllus Prain ), 19, 174–182.

Aryani, W. H., Kusuma, Y. A., & Khoiri, H. A. (2025). Identifikasi Risiko pada Rantai Pasok Porang di Kabupaten Madiun, 1–10.

Nuzulia, A. (1967). Buku Analisis Usahatani. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Azizah, N., & Rosada, I. (2025). ANALISIS KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN PORANG ( Amorphopallus Mueller ) MENJADI CHIPS PORANG, 1(3), 183–191.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Ngampu, K. S., Benu, F. L., & Bani, A. (2026). ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI PORANG (Amorphophallus oncophyllus) DI DESA GOLO NDOAL KECAMATAN MBELILING KABUPATEN MANGGARAI BARAT. Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik, 4(1), 330–343. https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.525

Issue

Section

Articles