STRATEGI DINAS PARIWISATA KABUPATEN ALOR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH
DOI:
https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.527Keywords:
Strategi Pengembangan, Kepariwisataan, Pendapatan Asli Daerah, Analisis SWOT, Kabupaten AlorAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi yang diterapkan Dinas Pariwisata Kabupaten Alor dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat pelaksanaannya. Sektor pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Kabupaten Alor memiliki kekayaan alam dan budaya yang beragam, meliputi wisata alam, bahari, budaya, dan religi, namun potensi tersebut belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Bidang Kepariwisataan, pengelola objek wisata, wisatawan, dan masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, yang diperkuat dengan analisis SWOT untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang disusun dan dilaksanakan meliputi pembinaan terhadap pelaku usaha dan masyarakat, promosi melalui media sosial dan brosur, penyusunan rancangan peraturan daerah, serta pengusulan pembangunan fasilitas penunjang. Berdasarkan analisis SWOT, kekuatan utama terletak pada keberagaman daya tarik wisata yang masih alami dan keramahan masyarakat, sedangkan kelemahan meliputi keterbatasan infrastruktur, aksesibilitas yang kurang memadai, serta kualitas sumber daya manusia yang belum optimal. Peluang yang dapat dimanfaatkan adalah minat wisatawan terhadap destinasi alami, perkembangan teknologi informasi, serta dukungan kebijakan pemerintah pusat. Adapun ancaman berupa rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, kurangnya promosi yang masif, serta persaingan dengan daerah lain. Meskipun strategi telah disusun, realisasi Pendapatan Asli Daerah belum mencapai target secara optimal akibat beralihnya kewenangan pengelolaan sumber daya laut kepada pemerintah provinsi dan keterbatasan anggaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan sudah berjalan dengan baik, namun masih perlu ditingkatkan terutama dalam hal peningkatan alokasi dana, pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penggalangan partisipasi aktif masyarakat agar potensi pariwisata dapat memberikan kontribusi yang signifikan dan berkelanjutan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Alor.
References
Abdul Halim. 2001. Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Alma, Buchari. 2008. Guru Profesional Menguasai Metode dan Terampil Mengajar. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Danim, Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.
Fandeli, Chafid. 1995. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.
Goldworthy, David dan Ashley, Jack. 1996. Strategic Management in Public Sector. Australia: APAIS.
Grant, Robert M. 1999. Analisis Strategi Kontemporer: Konsep, Teknik, Aplikasi. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip. 2009. Manajemen Pemasaran Jakarta: Erlangga.
Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Marrus, S. 2002. Manajemen Strategik. Jakarta: Bumi Aksara.
Miles, Matthew B. dan Huberman, A. Michael. 2014. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.
Moleong, Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Pendit, Nyoman S. 2003. Ilmu Pariwisata: Sebuah Pengantar. Jakarta: Pradnya Paramita.
Pitana, I Gde dan Gayatri, Putu. 2005. Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Rangkuti, Freddy. 2004. Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujai, I. 2016. Manajemen Pengembangan Destinasi Pariwisata. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Wahab, Solichin Abdul. 2003. Manajemen Kepariwisataan. Jakarta: Pradnya Paramita.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gusty Abdurrahman Daing R. Baso, Hendrik Toda, Cataryn V. Adam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.













