ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN EKSTREM DI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR

Authors

  • Hendrikus Lela Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Jacob Wadu Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Mariayani O. Rene Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.534

Keywords:

Kemiskinan Ekstrem, Modal Manusia, Pendidikan, Kesehatan, Etos Kerja.

Abstract

Kemiskinan ekstrem masih menjadi salah satu persoalan pembangunan yang dihadapi berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab kemiskinan ekstrem dengan menggunakan perspektif Human Capital Theory yang dikemukakan Gary Becker serta teori etos kerja Edward C. Banfield. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas masyarakat miskin ekstrem, aparat Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta tokoh masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan ekstrem di Kabupaten Manggarai Timur dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu rendahnya tingkat pendidikan, buruknya derajat kesehatan, dan rendahnya etos kerja masyarakat. Rendahnya pendidikan mengakibatkan keterbatasan keterampilan serta rendahnya daya saing tenaga kerja. Buruknya kondisi kesehatan menyebabkan produktivitas masyarakat menurun sehingga kesempatan memperoleh pendapatan menjadi semakin terbatas. Selain itu, rendahnya etos kerja ditunjukkan melalui orientasi jangka pendek dan minimnya motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Ketiga faktor tersebut saling berkaitan dan membentuk lingkaran kemiskinan yang sulit diputus apabila tidak diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

References

Alkire, S., & Kanagaratnam, U. (2021). Multidimensional poverty index: Analysis and methodology. Oxford Poverty and Human Development Initiative.

Arifin, I. (2009). Membuka cakrawala ekonomi. PT Setia Purna Inves.

Arsyad, L. (2016). Ekonomi pembangunan (5th ed.). UPP STIM YKPN.

Badan Pusat Statistik. (2024). Profil kemiskinan di Indonesia Maret 2024. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Timur. (2026). Kabupaten Manggarai Timur dalam angka 2026. Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Timur.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2026). Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam angka 2026. Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Banfield, E. C. (1968). The unheavenly city: The nature and future of our urban crisis. Little, Brown and Company.

Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. University of Chicago Press.

Bungin, B. (2007). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya. Kencana.

Farhani, A. (2023). Strategi pemerintah kabupaten dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bener Meriah (Undergraduate thesis). Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Fragoso, K. P. (2024). Absolute poverty and capability deprivation: Revisiting Amartya Sen's perspective. Journal of Social Development Studies, 12(2), 115–129.

Hartomo, T., & Aziz, A. (2003). Ilmu sosial dasar. Bumi Aksara.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Mankiw, N. G. (2006). Principles of economics (4th ed.). Thomson South-Western.

Nasikun. (2000). Sistem sosial Indonesia. RajaGrafindo Persada.

Rahma, T., et al. (2024). Analisis determinan kemiskinan ekstrem di Provinsi Bengkulu. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 25(1), 45–61.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sukirno, S. (2015). Makroekonomi: Teori pengantar (3rd ed.). RajaGrafindo Persada.

Sumodiningrat, G. (1999). Kemiskinan: Teori, fakta, dan kebijakan. Impac.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic development (13th ed.). Pearson.

World Bank. (1990). World development report 1990: Poverty. Oxford University Press.

World Bank. (2022). Poverty and shared prosperity 2022: Correcting course. World Bank.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Lela, H., Wadu, J., & Rene, M. O. (2026). ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN EKSTREM DI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR. Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik, 4(1), 477–488. https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.534

Issue

Section

Articles