IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMP NEGERI OENINO KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.71128/kybernology.v4i1.541Keywords:
Implementasi Kebijakan, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), George C. Edward III, Pendidikan, SMP Negeri Oenino.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Kebijakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SMP Negeri Oenino Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai permasalahan dalam pelaksanaan program BOS, seperti keterbatasan dana, penggunaan dana yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan peserta didik, kurang optimalnya efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, serta rendahnya transparansi dalam pelaporan dana BOS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, bendahara BOS, guru, komite sekolah, dan pihak terkait lainnya. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi empat dimensi, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan BOS di SMP Negeri Oenino telah berjalan, namun belum optimal. Dari aspek komunikasi, penyampaian informasi mengenai pengelolaan dana BOS telah dilakukan, meskipun masih terdapat kendala dalam koordinasi. Pada aspek sumber daya, keterbatasan jumlah tenaga serta minimnya dana menjadi hambatan dalam pelaksanaan program. Dari aspek disposisi, pelaksana memiliki komitmen dalam menjalankan kebijakan, namun masih menghadapi berbagai kendala teknis. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi telah tersedia prosedur pelaksanaan yang mengacu pada petunjuk teknis BOS, tetapi implementasinya belum sepenuhnya efektif. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi pengelolaan anggaran, penguatan koordinasi, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas agar implementasi kebijakan BOS dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri Oenino Kabupaten Timor Tengah Selatan.
References
Afandi, A. &Warjio. (2015). Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Asahan. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 1-10.
Edwards III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington DC: Congressional Quarterly Press.
Grindle, M. S. (1980). Politics and Policy Implementation in The Third World. Princeton University Press.
Kemendikbud. (2023). Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Miles, M. B. & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Nugroho, R. (2008). Kebijakan Pendidikan yang Unggul. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Permendikbudristek Nomor 63 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS.
Subarsono, A. G. (2011). Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Syafaruddin. (2008). Efektivitas Kebijakan Pendidikan. Jakarta: RinekaCipta.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dearestson Selan, Mariayani O. Rene, Belandina L. Long

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.













