GHARIB, MU’ARRAB, DAN LA TARADUF: TIGA PILAR DALAM MEMAHAMI KEDALAMAN MAKNA AL-QUR'AN
DOI:
https://doi.org/10.71128/e-gov.v3i3.256Kata Kunci:
Ushul al-Tafsir, Gharib, Mu’arrab, La Taraduf, Tafsir Al-Qur'an, LinguistikAbstrak
Pemahaman terhadap Al-Qur'an memerlukan pendekatan yang komprehensif, terutama dalam aspek linguistik yang kompleks. Tiga konsep utama dalam Ushul al-Tafsir—Gharib, Mu’arrab, dan La Taraduf—berperan penting dalam mengungkap kedalaman makna Al-Qur'an. Gharib merujuk pada kata-kata asing atau jarang digunakan yang memerlukan penafsiran khusus. Mu’arrab adalah kata-kata non-Arab yang diadopsi ke dalam bahasa Arab dan digunakan dalam Al-Qur'an, menunjukkan interaksi budaya dan linguistik. Sementara itu, La Taraduf menekankan bahwa tidak ada sinonim sempurna dalam Al-Qur'an; setiap kata memiliki makna dan nuansa tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis ketiga konsep tersebut dengan merujuk pada literatur, Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, menganalisis bagaimana para ulama dan akademisi kontemporer memahami dan menerapkan konsep-konsep ini dalam tafsir Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap Gharib, Mu’arrab, dan La Taraduf sangat penting dalam menafsirkan Al-Qur'an secara akurat dan kontekstual. Studi ini juga menyoroti perlunya integrasi antara pendekatan linguistik klasik dan modern dalam Ushul al-Tafsir.
Referensi
Al-Fīl: 4 dan penafsiran dari Tafsir al-Ṭabarī.
Syahrin, Muhammad. Studi Linguistik Al-Qur’an Kontemporer. Medan: IAIN Press, 2020.
Al-Qaradawi, Yusuf. Kaifa Nata’āmal Maʿa al-Qur’an al-ʿAẓīm. Kairo: Maktabah Wahbah, 2010; Al-ʿAlwani, Taha Jabir. Usul al-Fiqh al-Islami. Herndon: IIIT, 2014.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019.
Al-Ṭabarī, Jāmiʿ al-Bayān fī Taʾwīl al-Qurʾān; al-Zamakhsyarī, al-Kashshāf; Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah.
Kutipan dari jurnal
Karimah, Hilda Istighfari. “Makna Kosakata Gharīb Al-Qur’an dalam Kitab Al-‘Umdah Karya Makkī Al-Qaisī.” Al-Fath: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 16, no. 2 (2023).
Mufrodi, Zainal Ghazali, Lailatul Husna Nasrullah, dan Nur Kusni. “Implikasi Teologis Kosakata Muʿarrab dalam Al-Qur’an.” Alfaz (Jurnal Bahasa dan Sastra) 10, no. 2 (2023).
Annisa, Mutmainnah Nur. “Analisis Semiotika: Taraduf Kata Ghadab dan Ghaiza dalam Al-Qur’an.” Al-Mubarak: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis 7, no. 1 (2023).
Nurhidaya, Rizqa. “Kosakata Gharīb Al-Qur’an dalam Tafsir Al-Ubairiz Karya KH. Ahmad Mustofa Bisri.” Jurnal Tafsir 5, no. 1 (2023): 41–56.
Ashidiqi, M. H., Hafizh, A. A., Sa’adah, S. S., & Susiawati, W. (2023). Studi Analisis Penggunaan Taraduf dan Tadhad dalam Al-Qur’an. Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia, 2(3).
Kutipan dari Tesis dan Disertasi
Istighfari, Hilda. (2023) Makna Kosakata Gharīb dalam Surat Yasin: Studi Komparatif Kitab al-‘Umdah Karya Makkī al-Qaisī, (Skripsi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten)
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nakhwa Azkia, Fitri A, Akhmad Dasuki

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4550198/original/016488700_1692862388-cover.jpg)
