KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PEMASARAN USAHATANI KACANG HIJAU DI DESA DUALASI RAIULUN KABUPATEN BELU

Isi Artikel Utama

Rosina Melan Tonael
Charles Kapioru
Paulus Un

Abstrak

Usahatani kacang hijau memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat perdesaan, tetapi keberlanjutannya dipengaruhi oleh kemampuan menghasilkan keuntungan dan menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial dan strategi pemasaran usahatani kacang hijau di Desa Dualasi Raiulun, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Responden penelitian berjumlah 51 petani yang ditentukan berdasarkan kriteria penelitian. Analisis kelayakan finansial menggunakan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even Point (BEP), sedangkan strategi pemasaran dianalisis menggunakan bauran pemasaran 4P yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi sebesar Rp1.343.137,25, penerimaan Rp7.701.373, dan pendapatan bersih Rp6.358.236 per petani dalam satu musim tanam. Nilai R/C Ratio sebesar 5,7 menunjukkan bahwa usahatani layak secara finansial. BEP produksi sebesar 82,04 kg dan BEP harga Rp6.329,42/kg berada di bawah produksi aktual rata-rata 424 kg dan harga jual rata-rata Rp16.411,76/kg. Strategi pemasaran telah menerapkan unsur produk, harga, tempat, dan promosi, tetapi masih didominasi pemasaran tradisional melalui pasar lokal, pedagang pengumpul, hubungan personal, dan promosi dari mulut ke mulut. Penguatan kelembagaan petani, diversifikasi saluran pemasaran, peningkatan kualitas produk, dan pemanfaatan pemasaran digital diperlukan untuk meningkatkan posisi tawar dan keberlanjutan pendapatan petani.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Tonael, R. M. ., Kapioru, C., & Un , P. (2026). KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PEMASARAN USAHATANI KACANG HIJAU DI DESA DUALASI RAIULUN KABUPATEN BELU. Journal Education and Government Wiyata, 4(3), 347–355. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i3.457
Bagian
Articles

Referensi

Abidin, Z., & Murniati, K. (2023). Evaluasi kelayakan finansial agroindustri kopi bubuk di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung: Studi kasus Kopi Bubuk Cap Gunung Betung. Agroinfo Galuh, 10(1), 466–481.

Adetya. (2023). Analisis kelayakan usahatani kacang hijau (Vigna radiata): Studi kasus Desa Pulau Gambar Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Serdang Bedagai [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara].

Aima, H., & Tasman, A. (2013). Ekonomi manajerial dengan pendekatan matematis. Rajawali Pers.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2024). Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik.

Bambang, Y. A., & Relawati, R. (2011). Sistem agribisnis terintegrasi hulu-hilir. Mutiara Indah.

Halim, I. (2022). Marketing mix: Bauran pemasaran.

Isa, M. M., Lango, M. B., & N. P., A. (2020). Analisis pemasaran kacang hijau di Desa Dualasi Raiulun Kecamatan Lasiolat Kabupaten Belu. Buletin Ilmiah IMPAS, 21(2).

Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Principles of marketing (12th ed.). Pearson Prentice Hall.

Malau, H. (2017). Manajemen pemasaran: Teori dan aplikasi pemasaran era tradisional sampai era modernisasi global. Alfabeta.

Mentang, M., Lumingkewas, J. R. D., & Lolowang, T. F. (2024). Analisis finansial usahatani kacang hijau di Desa Tumaratas Dua Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa. Agri-SosioEkonomi, 20(1), 165–172.

Mohamad, R., & Rahim, E. (2021). Strategi bauran pemasaran (marketing mix) dalam perspektif syariah. Mutawazin: Jurnal Ekonomi Syariah.

Muhammad, A. R., Endah, S., & Subantoro, R. (2019). Analisis kelayakan usahatani tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas Vima 1 dan Bhakti: Studi kasus di Kelompok Tani Sumber Rejeki Kecamatan Dempet Kabupaten Demak [Skripsi, Universitas Wahid Hasyim].

Najiyati, S., & Danarti. (1994). Budidaya dan analisis usaha tani. Penebar Swadaya.

Purwono, & Hartono, R. (2012). Kacang hijau: Teknik budidaya di berbagai kondisi lahan dan musim. Penebar Swadaya.

Riyanto, B. (2001). Dasar-dasar pembelanjaan perusahaan. BPFE.

Soekartawi. (2002). Analisis usahatani. UI Press.

Soekartawi. (2016). Analisis usahatani. UI Press.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suratiyah, K. (2016). Ilmu usahatani. Penebar Swadaya.