ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN BUAH NAGA MERAH DI DESA KOLOBOLON KABUPATEN ROTE NDAO

Isi Artikel Utama

Windy Kos
Charles Kapioru
Siska Elvani

Abstrak

Buah naga merah merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani di wilayah beriklim kering. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan usahatani dan tingkat efisiensi pemasaran buah naga merah di Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus terhadap 22 petani buah naga merah dan 10 pelaku lembaga pemasaran yang terlibat dalam distribusi produk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data meliputi analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan usahatani, saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani buah naga merah memberikan keuntungan kepada petani. Total penerimaan seluruh petani mencapai Rp554.000.000 dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp25.181.818 per petani, sedangkan total biaya produksi sebesar Rp82.905.000. Pemasaran buah naga merah dilakukan melalui saluran langsung dari petani kepada konsumen dan saluran tidak langsung melalui lembaga perantara. Saluran pemasaran yang lebih pendek menunjukkan margin pemasaran yang lebih rendah dan bagian harga yang diterima petani lebih tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemendekan rantai pemasaran berpotensi meningkatkan efisiensi distribusi dan pendapatan petani. Penguatan pemasaran langsung, kelembagaan petani, dan akses terhadap pasar yang lebih luas diperlukan untuk meningkatkan posisi tawar dan keberlanjutan usahatani buah naga merah.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Kos, W. ., Kapioru, C., & Elvani, S. (2026). ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN BUAH NAGA MERAH DI DESA KOLOBOLON KABUPATEN ROTE NDAO. Journal Education and Government Wiyata, 4(3), 356–367. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i3.458
Bagian
Articles

Referensi

Bachtiar, R. R., Holik, A., & Widakdo, D. S. W. (2021). Analisis saluran pemasaran buah naga organik di Desa Jambewangi Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(1), 23–28.

Djogolang, G. G. F. A., Lolowang, T. F., & Ruauw, E. (2022). Analisis pendapatan usahatani buah naga di Desa Konarom Kecamatan Dumoga Tenggara Kabupaten Bolaang Mongondow. Agri-SosioEkonomi, 18(3), 541–548.

Fatinah, S., Rahman, A., & Yusuf, M. (2025). Analisis fungsi pemasaran dan efisiensi saluran distribusi produk hortikultura di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 21(1), 45–56.

Hariyanto, B., & Mariana, M. (2020). Keragaman pertumbuhan stek buah naga (Hylocereus polyrhizus). Agrica Ekstensia, 14(2).

Hidayat, R., & Putri, D. A. (2023). Analisis saluran dan efisiensi pemasaran buah naga di Kabupaten Klaten. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian, 7(2), 101–110.

Ledoh, N. A. P. (2023). Penentu produksi tanaman buah naga merah (Hylocereus polyrhizus): Studi kasus Desa Kolobolon Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao. Jurnal Ilmiah Pertanian, 3, 258–264.

Mandang, M., Sondakh, M. F. L., & Laoh, O. E. H. (2020). Karakteristik petani berlahan sempit di Desa Tolok Kecamatan Tompaso. Agri-SosioEkonomi, 16(1), 105–114.

Munambar, S., Nirmayani, H., & Sadiyah, F. N. (2024). Analisis efisiensi saluran pemasaran buah naga di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Agribisnis Terpadu, 17(1), 92–105.

Muzaki, A., & Meitriana, M. A. (2024). Pengaruh biaya dan jumlah produksi terhadap pendapatan petani buah naga di Desa Kendalrejo Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 16(3).

Naif, G. A., Nubatonis, A., Pramita, D. A., & Sipayung, B. P. (2022). Analisis tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif usahatani buah naga di Kecamatan Insana. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 3(1).

Naja, M. (2024). Analisis efisiensi pemasaran buah naga di Desa Umbulrejo Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 9(1), 45–53.

Nasution, R., Siregar, J., & Harahap, M. (2021). Analisis efisiensi pemasaran hasil pertanian. Jurnal Agrimarketing, 7(1), 21–30.

Pranoto, Y. S., Bidayani, E., & Bidayani, E. (2019). Analisis usahatani buah naga (Hylocereus sp.): Studi kasus di Kelurahan Sinar Baru Kabupaten Bangka. Jurnal Pertanian, 12(3), 360–371.

Sadir, F., Tariningsih, D., & Suparyana, P. K. (2019). Pendapatan usahatani buah naga: Studi kasus di Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 9(1), 41–45.

Soekartawi. (2002). Prinsip dasar ekonomi pertanian: Teori dan aplikasi. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumarni, B., & Arwati, S. (2023). Keragaan pemasaran buah naga dengan pendekatan structure, conduct, and performance (SCP) di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai. Jurnal Galung Tropika, 7(3), 184–197.

Suratiyah, K. (2020). Ilmu usahatani (Cetakan ke-3). Penebar Swadaya.