MENGATASI PLANNING FAILURE: SINKRONISASI ANGGARAN DAERAH MENUJU EKOSISTEM PAD BERKELANJUTAN DI ACEH BARAT DAYA

Isi Artikel Utama

Ilyas

Abstrak

Kemandirian fiskal merupakan amanat fundamental otonomi daerah, namun Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) masih terjebak dalam kerentanan fiskal akibat tingginya ketergantungan pada dana transfer pusat dan minimnya kontribusi sektor riil. Kajian ini mengungkap bahwa rendahnya serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ekonomi mikro bukan sekadar persoalan teknis pemungutan, melainkan manifestasi dari kegagalan sistemik perencanaan dan penganggaran lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pendekatan birokrasi yang terfragmentasi dan berwatak ekstraktif terbukti mematikan potensi pemberdayaan pasar tradisional dan UMKM. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data primer dan sekunder dianalisis secara komprehensif menggunakan matriks SWOT dan dievaluasi kelayakannya melalui metode William Dunn. Hasil analisis membuktikan bahwa inovasi kemudahan pembayaran di hilir tidak akan berdampak signifikan tanpa adanya reformasi struktural di hulu. Oleh karena itu, kajian ini merekomendasikan kebijakan Integrasi Absolut (Mandatory Integration) E-Planning dan E-Budgeting Lintas SKPD berbasis pendekatan fasilitatif bersyarat. Kebijakan ini mewajibkan kolaborasi program pembangunan infrastruktur ekonomi kerakyatan secara terpadu sebelum pemerintah daerah menarik pungutan. Transformasi tata kelola ini diharapkan tidak hanya membebaskan daerah dari ancaman krisis fiskal, tetapi juga mengangkat martabat perekonomian akar rumput menuju ekosistem PAD yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ilyas, I. (2026). MENGATASI PLANNING FAILURE: SINKRONISASI ANGGARAN DAERAH MENUJU EKOSISTEM PAD BERKELANJUTAN DI ACEH BARAT DAYA. Journal Education and Government Wiyata, 4(3), 774–790. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i3.469
Bagian
Articles

Referensi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat Daya. (2026). Kabupaten Aceh Barat Daya Dalam Angka 2026 [Katalog: 1102001.1112]. BPS

Kabupaten Aceh Barat Daya.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat Daya. (2025). Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2025 [Katalog: 4102002.1112]. BPS Kabupaten Aceh Barat Daya.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat Daya. (2025). Indikator Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2025 [Katalog: 4102004.1112]. BPS

Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya. (2026). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tahun 2025. Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya. (2025). Peraturan Bupati Aceh Barat Daya Nomor 15 Tahun 2025 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Badan Perencanaan

Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah. Berita Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya. (2024). Qanun Kabupaten Aceh Barat Daya Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Kabupaten dan Retribusi Kabupaten. Lembaran Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya. (2022). Peraturan Bupati Aceh Barat Daya Nomor 11 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2023-2026. Berita Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1781.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor

Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244.

Dunn, W. N. (2018). Public Policy Analysis: An Integrated Approach (6th ed.). Routledge.

Halim, A. (2007). Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba Empat.

Kamaroellah, R. A. (2014). Analisis Kontribusi Penerimaan Retribusi Pasar Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi & Bisnis Islam, 1(1).

Ledy, G., Sondakh, J. J., & Warongan, J. D.

L. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.

Jurnal Riset Akuntansi Dan Auditing "GOODWILL", 8(1), 108–117.

Mardiasmo. (2016). Perpajakan (Edisi Revisi). Penerbit ANDI.

Mutmainna, & Iqbal, M. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Assets, 7(1), 120–132.

Muzakir, & Damayanti, C. (2021). Pengaruh Kontribusi Penerimaan Retribusi Pasar Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Aceh Barat Daya. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen, 5(1), 143–148. ISSN: 2614-2147.

Rerung, E. D., Karamoy, H., & Pontoh, W. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Belanja Pemerintah Daerah: Proses Pengadaan Barang/Jasa Di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Jurnal Akuntansi, 6(1).

Rubin, I. S. (2016). The Politics of Public Budgeting: Getting and Spending, Borrowing and Balancing (8th ed.). CQ Press.

Salwah, A. (2019). Pengaruh Perencanaan Anggaran dan Pelaksanaan

Anggaran Terhadap Serapan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pada Pemerintah Kota Banda Aceh. Jurnal Transformasi Administrasi, 9(2), 164–182.

Hasnaini. (2026, Mei 7). Pemerintah Abdya Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah. Portal Berita Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Barat Daya.

Maisir, F. (2026, Juni 26). Kinerja Keuangan Abdya Bersinar, PAD Tembus 108 Persen dan WTP Kembali Diraih. Portal Berita Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Aceh Barat Daya.

Restoena, Z. (2025, Oktober 24). Realisasi PAD Abdya Capai 56 Persen, BPKK Fokus Digitalisasi dan Inovasi Pemungutan. Portal Berita Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat Daya.

Sari, N. K. (2025, Oktober 22). KUA dan PPAS APBK Abdya Tahun 2026 Disepakati Mencapai Rp 953 Milyar. Portal Berita Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat Daya.