ADMINISTRASI PENGADAAN MAKAN BERGIZI GRATIS: ANALISIS KEBIJAKAN MODEL VAN METER DAN VAN HORN
Isi Artikel Utama
Abstrak
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyimpan persoalan keamanan pangan yang serius. Rangkaian kasus keracunan di berbagai daerah menjadi buktinya, tetapi sisi administrasi pengadaan yang menjadi salah satu akar masalah belum banyak diteliti. Penelitian ini menganalisis administrasi pengadaan MBG menggunakan enam variabel model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, dengan keamanan pangan sebagai fokus, di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Populasinya adalah para aktor dalam rantai pengadaan MBG di Magetan, sedangkan sampelnya delapan informan yang dipilih secara purposif, mulai dari koordinator wilayah, dinas terkait, pengelola dan ahli gizi SPPG, pemasok lokal, pihak sekolah, hingga orang tua, ditambah tiga dapur SPPG dan dua sekolah sebagai lokasi pengamatan. Penelitian memakai pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan lewat wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif berupa kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasilnya, tujuan program dipahami seragam, tetapi standar teknisnya masih multitafsir. Rantai dingin dan tenaga administrasi belum merata, dengan angka penolakan bahan 1,8–3,4%. Komunikasi cepat, tetapi ketertelusuran batch lemah. Kapasitas SPPG terbatas, disiplin pencatatan kurang, dan jarak distribusi dengan waktu masak–terima hingga 145 menit menambah risiko penurunan suhu makanan. Penelitian menyimpulkan bahwa pengendalian keamanan pangan masih reaktif dan bertumpu pada orang per orang, belum preventif dan melembaga. Karena itu diperlukan standardisasi dokumen, penguatan rantai dingin dan ketertelusuran, satu kanal komunikasi resmi, serta pelatihan dan audit internal berkala.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Aji, W. T. (2025). Makan Bergizi Gratis di era Prabowo-Gibran: Solusi untuk rakyat atau beban baru? NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 215–226.
Akbar, A. D., Bestari, P., & Mahpudz, A. (2025). Model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn dalam tinjauan pengelolaan sampah di Kelurahan Kebon Jayanti. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(2), 1–11. https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.2808
ANTARA Bengkulu. (2025, 19 Agustus). Penerima program makan bergizi gratis naik, anggaran 2026 capai Rp300 triliun. https://bengkulu.antaranews.com/berita/430613
ANTARA Jawa Timur. (2025, 23 Juli). Pemkab Magetan luncurkan tujuh dapur sehat SPPG untuk MBG. https://jatim.antaranews.com/berita/950953
ANTARA Jawa Timur. (2026, 15 Maret). DLHP Magetan intensifkan pengawasan operasional SPPG program MBG. https://jatim.antaranews.com/berita/1046910
Basit, M., & Ramadani, H. (2025). Analisis implementasi program Makan Bergizi Gratis terhadap perkembangan ekonomi. Journal of Economics Development Research, 1(2), 49–54.
Caesar, D. L., & Yunawati, A. (2023). Analisis higiene penjamah makanan dan sanitasi rumah makan di sekitar Kampus ITEKES Cendekia Utama Kudus. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (JIGK), 4(2), 40–44. https://doi.org/10.46772/jigk.v4i02.1058
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
detikHealth. (2025, 16 Mei). BPOM catat 17 KLB keracunan Makan Bergizi Gratis di 10 provinsi, ini daftarnya. detikHealth. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-7916781
Erinaldi, Ananta, D. N. P., & Nadhira, S. (2025). Implementasi kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) (Studi kasus pada SMA Swasta Lancang Kuning Kota Dumai). Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis, 7(2), 335–349. https://doi.org/10.36917/japabis.v7i2.409
Fitriani, Y., & Maulidya, A. (2026). Implementasi kebijakan program Makan Bergizi Gratis: Studi pada model komunikasi dan disposisi birokrasi di tingkat daerah. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(1), 1669–1682.
Lestari, A. W., Amma, G. M., & Firdausi, F. (2024). Implementasi kebijakan BLT berdasarkan analisis Van Meter dan Van Horn (Magang kerja di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu). Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi, 27(1), 62–70.
Media Keuangan Kemenkeu. (2025, 19 Juni). MBG tingkatkan target penerima jadi 82,9 juta orang. Media Keuangan. https://mediakeuangan.kemenkeu.go.id/article/show/mbg-tingkatkan-target-penerima-jadi-829-juta-orang
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muksin, Z., Rahim, A., Hermansyah, A., Andriansyah, & Satispi, E. (2024). Implementation of village road infrastructure development policy using Van Meter and Van Horn models. Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP), 6(1), 37–46. https://doi.org/10.33474/jisop.v6i1.21561
Mulmaijah, A. N. G., Fadilla, A. R., Yuliasari, E., Sa'adah, G. L., Eka Restu, M. Z., Andayani, S. D., Ilahi, V. A. R., Gunawan, Y. N., & Al-Irsyad, M. (2025). Kajian literatur: Evaluasi praktik sanitasi dan keamanan pangan kantin sekolah serta implikasi terhadap kesehatan siswa. Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing, 3(2), 122–132. https://doi.org/10.33490/mpc.v3i2.2063
Purwandoko, P. B., Seminar, K. B., Sutrisno, & Sugiyanta. (2022). Analisis kebutuhan fungsional dan pemodelan informasi ketelusuran pada rantai pasok beras. Jurnal Pangan, 31(1), 1–12. https://doi.org/10.33964/jp.v31i1.557
Silaban, S. L., Elsi, S. D., & Rizal, D. (2026). Analisis implementasi kebijakan program Makan Bergizi Gratis di Kota Jambi menurut teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle. Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik, 3(1), 137–149.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488. https://doi.org/10.1177/009539977500600404
Wibisono, M. I., & Santosa, S. (2026). Implementasi program Makan Bergizi Gratis dalam meningkatkan ketahanan gizi pelajar di Indonesia. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 11973–11981. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5365