TRANSFORMASI KEBIJAKAN ZAKAT KONSUMTIF MENUJU KEMANDIRIAN EKONOMI MUSTAHIQ DI NAGAN RAYA

Isi Artikel Utama

Rismayati

Abstrak

Pencapaian status Open Defecation Free (ODF) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2025 memicu anomali tata kelola birokrasi. Prestasi administratif tersebut menciptakan evoria penghargaan yang berujung pada keterlambatan dalam penganggaran infrastruktur sanitasi lanjutan. Laporan Kesehatan Lingkungan membuktikan persentase sarana sanitasi berstandar aman di tingkat tapak masih berada pada rentang 0 hingga 20 persen. Kondisi ini membahayakan kelompok rentan yang terhimpit angka kemiskinan 13,30 persen, mengingat 86 gampong secara rutin dilanda bencana banjir yang berpotensi menghancurkan fasilitas sanitasi swadaya. Kajian kebijakan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, serta dianalisis menggunakan matriks SWOT dan kriteria evaluasi William Dunn. Hasil evaluasi menetapkan posisi strategis daerah berada pada kuadran defensif akibat fragmentasi kewenangan lintas instansi dan penyusutan pagu anggaran tahun 2026 menjadi Rp953 Miliar. Kajian ini merekomendasikan penerbitan Peraturan Bupati terkait konvergensi penganggaran di bawah kendali Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Kebijakan ini memandatkan skema pembagian beban pembiayaan antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten untuk pengadaan teknologi kedap air, bersinergi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong untuk pembiayaan padat karya tunai. Pendekatan lintas sektor ini meruntuhkan ego sektoral dan menyelamatkan hak kesehatan lingkungan masyarakat miskin di tengah penyempitan ruang fiskal daerah.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Rismayati, R. (2026). TRANSFORMASI KEBIJAKAN ZAKAT KONSUMTIF MENUJU KEMANDIRIAN EKONOMI MUSTAHIQ DI NAGAN RAYA. Journal Education and Government Wiyata, 4(3), 879–894. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i3.489
Bagian
Articles

Referensi

Amrizal, A. (2024). Strategi BAZNAS dalam pemberdayaan zakat produktif bagi UKM di Kota Padang Panjang. Community Development Journal, 5(3), 4201-4208.

Ayu, S., & Argarini, G. M. (2025). Zakat produktif sebagai solusi pengentas kemiskinan. Journal of Economic and Islamic Research, 4(1), 735- 742.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (2025, 30 Desember). Zakat konsumtif: Pengertian dan perannya bagi mustahik. BAZNAS.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya. (2025). Statistik potensi desa Kabupaten Nagan Raya 2025. BPS Kabupaten Nagan Raya.

Bappeda Kabupaten Nagan Raya. (2026). Rencana aksi tahunan penanggulangan kemiskinan Kabupaten Nagan Raya tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Bupati Nagan Raya. (2026, 30 Maret). Salinan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) Kabupaten Nagan Raya tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Firdaus, R., M. Nur, M., Murtala, M., & Usman, A. (2022). Dampak penyaluran zakat produktif dalam meningkatkan kesejahteraan mustahiq pada pengelolaan zakat di Baitulmal Aceh Utara. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 23(1), 89-100.

Furqani, H., Syahrani, M. R., Arifin, M., & Noor, M. S. B. M. (2025). Zakat dan pemberdayaan ekonomi mustahik: Studi kasus Baitul Mal Aceh. Proceedings of the 3rd Aceh

International Seminar on Zakat and Waqf (AISZAWA).

Intruksi Presiden Nomor Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem;

Khatimah, H., & Nuradi, N. (2020). Pemberdayaan dan peningkatan kemandirian mustahiq menjadi muzakki. Laa Maisyir: Jurnal Ekonomi Islam, 7(2), 1-16.

Muttaqin, Z., & Nasir, M. D. A. (2024). Can zakat contribute to achieving sustainable development goals? A case study on Java Island, Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 11(1), 35-53.

Nikma, R., & Ghufron, M. I. (2025). Zakat sebagai katalisator kemandirian ekonomi: Peran strategis LAZISKAF. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(6), 789-800.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. (2026, 9 Maret). Pemkab Nagan Raya salurkan zakat Rp5,55 miliar untuk fakir dan miskin. Laman Resmi Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Peraturan Bupati Nagan Raya Nomor 36 Tahun 2023 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dalam Kabupaten Nagan Raya. (2023). Berita Daerah Kabupaten Nagan Raya Tahun 2023.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2020 tentang Tata Kerja dan Penyelarasan Kerja serta Pembinaan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi dan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten/Kota. (2020). Berita

Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 919.

Qanun Kabupaten Nagan Raya Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Nagan Raya Tahun 2025-2029;

Ramadhan, R. (2024, 18 April). Baitul Mal Nagan Raya memulai tahapan pelaksanaan program bantuan fakir. Laman Resmi Baitul Mal Nagan Raya.

Salma, S., & Riyaldi, M. H. (2022). The effect of utilizing productive zakat, infaq, sedekah (ZIS) in improving mustahik’s welfare at Baitul Mal Aceh. International Journal of Zakat, 7(2), 77–90.

Soraya, N., Mukhlis, M., Halim, A., Rusydi, R., & Suip, M. (2023). The effect of productive zakat funds and mustahik empowerment on mustahik business profits in North Aceh District: A case study of Baitul Mal Aceh Utara. Cendekia: Journal of Law, Social, and Humanities, 1(3), 284–297.

Thaib, M. I. (2024). Baitul Mal Aceh and productive zakat education for mustahik. BIR Journal, 5(1), 1–15.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. (2011). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 115. Kementerian Sekretariat Negara.

Zubir, M. (2024, 16 September). Baitul Mal Nagan Raya salurkan zakat senif fakir Rp 1,7 miliar. AcehEkspres.com.