KOMPARASI PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR DI KOTA KUPANG Studi Kasus Di Pasar Kasih Naikoten 1 Dan Pasar Oesapa

Isi Artikel Utama

Sisilia Belva Lenga
Johanna Suek
Paulus Un

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan di dua lokasi pasar yaitu Pasar Kasih Naikoten 1 dan Pasar Oesapa pada bulan Februari 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pendapatan pedagang sayur di kedua pasar tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 54 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara berbasis kuesioner, sedangkan data sekunder bersumber dari instansi terkait. Analisis data menggunakan analisis pendapatan dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan pedagang sayur di Pasar Kasih Naikoten 1 sebesar Rp2.484.179/bulan, lebih tinggi Rp195.641 dibandingkan Pasar Oesapa yang sebesar Rp2.288.538/bulan. Perbedaan ini diduga dipengaruhi oleh lokasi pasar yang lebih strategis, tingkat keramaian dan jumlah pembeli yang lebih tinggi, variasi sayuran yang lebih beragam, serta perputaran barang yang lebih cepat di Pasar Kasih Naikoten 1. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung 2,102 dengan signifikansi 0,040 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara kedua pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi dan karakteristik pasar berpengaruh nyata terhadap pendapatan pedagang sayur.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Lenga, S. B., Suek, J., & Un, P. (2026). KOMPARASI PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR DI KOTA KUPANG Studi Kasus Di Pasar Kasih Naikoten 1 Dan Pasar Oesapa. Journal Education and Government Wiyata, 4(3), 971–981. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i3.500
Bagian
Articles

Referensi

Adu, H. A., Soinbala, H., Mansula, E. L., Ali, Y. Y., & Suek, J. (2022). Variasi pendapatan pedagang sayur keliling sebelum dan masa pandemi di Kota Kupang. Prosiding Seminar Nasional Pertanian ke IX: Pertanian Lahan Kering Mendukung Ketahanan Pangan untuk Mengatasi Stunting Berbasis Teknologi Menuju Revolusi Digital 5.0, 112-118.

Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Aziz, A., & Prihtanti, T. M. (2024). Perbandingan pendapatan pedagang sayuran di dua pasar tradisional di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Mimbar Agribisnis, 10(2), 3496-3504.

Badan Pusat Statistik. (2024). Kota Kupang dalam angka 2024. BPS Kota Kupang.

Dewi, A. P., Hendrarini, H., & Widayanti, S. (2023). Analisis komparatif pendapatan pedagang sayur keliling dan pedagang sayur menetap di Kelurahan Pagesangan Kota Surabaya. Agridevina: Berkala Ilmiah Agribisnis, 12(2), 67-75.

Imam Ghozali. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kelengon, M., Bempah, I., & Moonti, A. (2024). Analisis pendapatan pedagang sayuran di pasar tradisional Kota Gorontalo dalam kondisi pandemi dan pasca pandemi Covid-19. Economics and Digital Business Review, 5(1), 267-285.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Mardia, N., Nurlina, Alam, M. C., Sugiarto, M., Amruddin, Putra, D. E., Herawati, M., & Utomo, B. (2021). Manajemen Agribisnis. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Pakaya, A., Kalangi, J. B., & Tolosang, K. D. (2024). Analysis of income and profits of vegetable traders in the Bersehati Market, Manado City. Formosa Journal of Applied Sciences, 3(1), 161-178.

Reardon, T., Liverpool-Tasie, L. S. O., & Minten, B. (2021). Quiet Revolution by SMEs in the Midstream of Value Chains in Developing Regions: Wholesale Markets, Wholesalers, Logistics, and Processing. Food Security, 13(6), 1577–1594

Saragih, B. (2010). Agribisnis: Paradigma baru pembangunan ekonomi berbasis pertanian. IPB Press.

Siregar, N. A., Hafiz, F., & Lubis, M. M. (2021). Analisis tingkat pendapatan pedagang sayur lesehan di Pasar Medan Deli. Jurnal Agriuma, 3(2), 66-70.

Soekartawi. (2016). Analisis usahatani. UI Press.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukirno, S. (2013). Makro ekonomi: Teori pengantar. PT Raja Grafindo Persada.