ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA TANI SAWI HIJAU (Studi Kasus Di Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya (P4S) GS Organik)

Isi Artikel Utama

Wahyu Tainmeta
Tomycho Olviana
Yakobus C.W Siubelan
Johanna Suek

Abstrak

Tanaman hortikultura memegang  peranan penting dalam perekonomian, salah satu bagiannya adalah sayuran sawi hijau (Brassica chinensis). Sayuran ini merupakan salah satu komoditas yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Kupang, karena mudah dibudidayakan dan harganya terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan turut mendorong permintaan terhadap sawi hijau organik. Studi ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada lahan P4S GS Organik dengan tujuan untuk mengetahui rincian biaya usahatani sawi hijau yang dikelola, serta mengetahui pendapatan dan kelayakan usahatani sawi hijau di P4S GS Organik. Penelitian dilaksanakan pada 17 Oktober hingga 17 November 2022 dan data diperbaharui kembali pada tahun 2025. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis biaya, pendapatan, dan Return Cost Ratio (RCR). Hasil studi menunjukkan bahwa total biaya produksi usahatani sawi di GS Organik sebesar Rp1.351.700, dengan biaya variabel mendominasi sebesar 97,36%. Biaya tenaga kerja menjadi komponen terbesar, yaitu 75,99% dari biaya variabel dan 73,98% dari total biaya, sedangkan biaya tetap hanya sebesar 2,64%. Pendapatan usahatani sawi hijau sebesar Rp688.300 per 72 m² atau Rp955.972,22 per are. Nilai RCR sebesar 1,51 menunjukkan bahwa usahatani sawi hijau layak untuk dilanjutkan. Berdasarkan hasil studi, disarankan agar P4S GS Organik terus dikembangkan sebagai wadah magang dan pelatihan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kupang, serta mendapatkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah karena kontribusinya yang luas bagi masyarakat dan pengembangan sektor pertanian.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Tainmeta, W., Olviana, T., Siubelan, Y. C., & Suek, J. (2026). ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA TANI SAWI HIJAU (Studi Kasus Di Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya (P4S) GS Organik). Journal Education and Government Wiyata, 4(3), 1047–1057. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i3.507
Bagian
Articles

Referensi

Ayub M, J Suek, dan T Olviana, 2023. Analisis Kelayakan dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pertanian KE IX Pertanian Lahan Kering Mendukung Ketahanan Pangan Untuk Mengatasi Stunting Berbasis Teknologi Menuju Revolusi Digital 5.0. Hal 159-163.

BPS Kabupaten Kupang, 2018-2021. Data Tanaman Hortikultura. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang, Oelami

Emir, MN, N Aini dan Koesriharti, 2017. Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik Dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Merah (CapsicumannuumL) Jurnal Produksi Tanaman Vol. 5 No. 11, November 2017: Hal 1845 -1850

Hadisapoetro, 1973. Biaya dan Pendapatan dalam Usaha tani. Departemen Ekonomi Pertanian, UGM, Yogyakarta.

Haryanto, E., T Suhartini, E., Rahayu, & H Sunarjono, (1996). Sawi dan selada. Penebar Swadaya.

Hewen NJ, dan J Suek, 2023. Analisis Keuntungan Usahatani Padi Sawah di Desa Oesao Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pertanian KE IX Pertanian Lahan Kering Mendukung Ketahanan Pangan Untuk Mengatasi Stunting Berbasis Teknologi Menuju Revolusi Digital 5.0. Hal 124-128.

Josua B, 2020) Tentang Analisis Pendapatan Usahatani Sayuran Sawi (Brassica Rapa Var. Parachinensis L.) Di Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. J-SEA (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 15 No. 2, Agustus 2020, Hal. 85-96

Lau A, J Suek, MT Surayasa dan MMJ Kappa, 2023. Ekonomi Usaha tani Padi Sawah Di Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pertanian KE IX Pertanian Lahan Kering Mendukung Ketahanan Pangan Untuk Mengatasi Stunting Berbasis Teknologi Menuju Revolusi Digital 5.0. Hal 226-230.

Partowijoto. (2003). Peningkatan produksi sebagai salah satu faktor ketahanan pangan. Majalah Dunia Insinyur.

Ratnasari D, 2018. Uji Ketahanan Beberapa Varietas Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) Terhadap Infeksi Turnip Mosaic Virus (TuMV) Skripsi, Universitas Brawijaya Fakultas Pertanian Malang 2018.

Sondi, KA, 2022. Potensi Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea. L) Di Dataran Tinggi, Desa Bontomarannu, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng. Skripsi. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Bosowa Makassar 2022

Soekartawi, 1987. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Teori dan Aplikasinya. Penerbit Radjawali Press. Hal 232.

Suek J, 2018. Risiko, Inefisiensi dan Keberlanjutan Wanatani Mamar dan Non Mamar di Timor Barat. Disertasi, Program Pascasarjana Fakultas Pertanian, UGM. Yogyakarta.

Suek J, MT Surayasa, PF Suryatni, CWY Siubelan, 2024. Upaya Peningkatan Pendapatan Usahatani Sayuran Melalui Pembuatan Pupuk Organik Di Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang. Jurnal Abdi Insani. Vol. 11(2) Hal. 1870-1880.

Suek J, and D Adar, 2025. Sorghum (Sorghumbicolor) as a Functional Food: ExpansionPotential, SustainableEconomy, andPolicy in East Manggarai. IOP Conf. Ser..: EarthEnviron. Sci. 1482 012007.doi: 10.1088/1755-1315/1482/1/012007

Usman FN, J Suek, dan IW Nampah, 2024. Eksplorasi potensi kubis (Brassica Oleracea Var. Capitata) Di Desa Petleng, Alor: Suatu Analisis Kelayakan. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pertanian 2024 Vol. 3 No. 1 (2024) Hal.343-35.