PERANAN KELOMPOK TANI KARYA MANDIRI SEJAHTERA DALAM MEMPRODUKSI BIBIT JERUK KEPROK DI DESA OINLASI, KECAMATAN MOLLO SELATAN, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik bibit jeruk keprok dan peran Kelompok Tani Karya Mandiri Sejahtera dalam memproduksi bibit jeruk keprok di Desa Oinlasi, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 25 orang anggota kelompok tani. Analisis data dilakukan dengan menggunakan skor rata-rata dan persentase pencapaian skor maksimum.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit jeruk keprok yang dikembangkan memiliki karakteristik pertumbuhan yang baik dengan tinggi 30–50 cm, batang bulat tidak berduri, dan daun berwarna hijau muda di bagian bawah serta hijau tua di bagian atas. Metode produksi yang dominan adalah vegetatif melalui teknik okulasi dengan waktu pemeliharaan 9–10 bulan hingga siap dipasarkan. Secara keseluruhan, peran Kelompok Tani Karya Mandiri Sejahtera berada pada kategori "berperan" dengan persentase pencapaian skor 77,29%. Rinciannya meliputi peran sebagai wahana kerjasama sebesar 80,48%, sebagai unit produksi sebesar 79,80%, dan sebagai kelas belajar sebesar 72,96%. Fungsi kelas belajar memiliki persentase terendah yang dipengaruhi oleh rendahnya frekuensi pertemuan, belum sistematisnya perencanaan materi pembelajaran, dan terbatasnya keterkaitan dengan lembaga penyuluhan.Saran yang diajukan adalah kelompok tani perlu meningkatkan intensitas kegiatan pembelajaran, memperkuat kerjasama antar anggota, dan memperbaiki sistem pengelolaan usaha. Pemerintah dan instansi terkait diharapkan memberikan pendampingan intensif, bantuan sarana produksi, dan dukungan akses pasar untuk keberlanjutan usaha pembibitan bibit jeruk keprok di Desa Oinlasi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Hafidhuddin 1997, Kiat Sukses Mengelola Zakat, Jakarta: Media Dakwah
Kementan RI (2023). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Hortikultura Tahun 2023 (LAKIN Es-1, versi ATAP). Direktorat Jenderal Hortikultura.
Marhawati, (2019). Analisis Pengembangan Komoditas Jeruk Pamelo (Citrus L. Osbeck), Melalui Pendekatan Agribisnis Di Kabupaten Pangkep.
Sofyan Assauri (2004), faktor-faktor produksi dalam ilmu ekonomi berupa tanah, tenaga kerja, dan skill (organization, managerial, dan skills).
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA.
Sulastini, N. W. (2022). Analisis Pemasaran Jeruk Keprok Di Desa Ulian Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli (Doctoral dissertation, Universitas Mahasaraswati Denpasar).