PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI MEDIA PENYULUHAN PERTANIAN OLEH PETANI DI DESA BALLU KECAMATAN RAIJUA KABUPATEN SABU RAIJUA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penyuluhan pertanian berperan penting dalam transfer pengetahuan, keterampilan, dan inovasi kepada petani, namun keterbatasan jumlah penyuluh di wilayah kepulauan dapat membatasi akses terhadap informasi pertanian. Kecamatan Raijua memiliki dua penyuluh yang melayani tiga desa dan dua kelurahan, sedangkan Desa Ballu memiliki 842 petani dengan komoditas yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pemanfaatan teknologi informasi sebagai media penyuluhan pertanian, mengidentifikasi kendala petani, dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemanfaatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif terhadap 89 petani yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi. Analisis menggunakan mean dan standar deviasi untuk klasifikasi tingkat pemanfaatan, analisis deskriptif kualitatif untuk kendala, serta korelasi Spearman Rank untuk menganalisis hubungan karakteristik petani dengan pemanfaatan teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi berada pada kategori kadang-kadang, dengan 53 responden (60%) berada pada kategori kadang-kadang, 28 responden (31%) kategori sering, dan 8 responden (9%) kategori tidak pernah. WhatsApp merupakan media yang paling banyak dimanfaatkan, diikuti YouTube dan Facebook, sedangkan TikTok paling rendah. Kendala utama meliputi lemahnya jaringan internet, keterbatasan literasi digital, penurunan kemampuan penglihatan pada sebagian petani yang lebih tua, dan biaya paket data. Umur (ρ=-0,691), pengalaman berusahatani (ρ=-0,656), luas lahan (ρ=-0,492), dan jumlah tanggungan keluarga (ρ=-0,399) memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan pemanfaatan, sedangkan pendidikan berhubungan positif (ρ=0,480). Hasil ini menunjukkan bahwa teknologi informasi telah digunakan sebagai media pendukung penyuluhan, tetapi pemanfaatannya masih perlu diperkuat melalui literasi digital, materi penyuluhan yang relevan, optimalisasi komunikasi digital oleh penyuluh, dan peningkatan infrastruktur telekomunikasi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Ahmad Badari Burhan. (2018). Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pengembangan Ekonomi Pertanian dan Pengentasan Kemiskinan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, Juli 2018, Volume 16, No. 2
Amalia, W., & Utami, P. (2023). Media Komunikasi Penyuluhan Pertanian Saat Pandemi Covid-19 Pada Kelompok Tani Sri Asih Desa Jatianom Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Communication Media of Agricultural Extension During The Covid-19 Pandemic at Farmer Group of Sri Asih in Jatianom Village, Susukan District, Cirebon Regency. Journal of Extension and Development ISSN, 05(03), 167–174.
Badan Pusat Statistik. (2023). Hasil Sensus Pertanian Tahap I 2023. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2023/12/04/2050/hasil-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2023---tahap-i.html
BPK, (2006). (2006). Undang-Undang 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006, 1–39.
BPPSDMP. (2023). Rencana Kinerja Tahunan (Rkt) Bppsdmp. 1–79.
Eksanika, P., & Riyanto, S. (2017). Pemanfaatan Internet oleh Penyuluh Pertanian. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 1(1), 65–80. https://doi.org/10.29244/jskpm.1.1.65-80
Ernantje, H., & Faculty, A. (2022). Factors Related To Conservation Agriculture Techniques In Manulai I Village Of Kupang District , Indonesia. 16(3), 209–223.
Irawan, S. A., Gultom, D. T., Listiana, I., & Yanfika, H. (2023). Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Terhadap Fungsi Bpp Sebagai Pusat Pembelajaran Di Kabupaten Lampung Tengah. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(2), 2455. https://doi.org/10.25157/ma.v9i2.
Lubis, A. Z., & Pertiwi, P. R. (2024). Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian. Prosiding Seminar Naional Sains Dan Teknologi Seri 02, 1(2), 762–770.
Mardikanto, T. (2009). Sistem penyuluhan pertanian.
Mosher, A. T. (1975). Getting agriculture moving.
Partini, Sri Peni Wastutiningsih, Novendra Cahyo Nugroho, & Siti Fatonah. (2024). Tantangan Menjadi Penyuluh Kekinian di Era Disrupsi. Jurnal Penyuluhan, 20(01), 29–40. https://doi.org/10.25015/20202446998
Salikin, K. A. (2003). Sistem Pertanian Berkelanjutan.
Sibuea, F. A., Sibuea, M. B., & Harahap, G. (2023). Eksistensi Penyuluh Pertanian Dan Tingkat Adopsi Teknologi Dalam Peningkatan Produktivitas Padi Sawah di Kabupaten Deli Serdang. JASc (Journal of Agribusiness Sciences), 7(2), 175–188. https://doi.org/10.30596/jasc.v7i2.16475
Sirajuddin, Z., & Liskawati Kamba, P. (2021). Farmer’s Perception on Information and Communication Technology Implementation in Agricultural Extension. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 136–144.
Soekartawi. (2005). Prinsip dasar komunikasi pertanian.
Sugihono, C., Hariadi, S. S., & Wastutiningsih, S. P. (2024). Integrasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Layanan Penyuluhan Pertanian. Jurnal Penyuluhan, 20(02), 178–190. https://doi.org/10.25015/20202450736
Triman Tapi, Mikhael, & Yohanis Yan Makabori. (2024). Transformasi Penyuluhan Pertanian Menuju Society 5.0: Analisis Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Journal of Sustainable Agriculture Extension, 2(1), 37–47. https://doi.org/10.47687/josae.v2i1.820
Wijanarko. (2017). Pemanfaatan ICT oleh Pemuda Tani dalam Pembangunan Pertanian dan Pedesaan. Jurnal Social Economic of Agriculture (JSEA), 6(2), 16–26. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jsea/article/view/29526
Wijaya, A., Asy, H., Gufron, M., Salman Al Farisy, M., & Artikel, S. (2024). Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Guru Sd. Jurnal.Academiacenter.Org, 01(2), 42–51. https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJCD/article/view/377
Yulianti, R. (2021). Pemanfaatan Informasi Penyuluhan Pertanian (Cyber Extension) Bagi Penyuluh Pertanian Di Provinsi Papua Dan Papua Barat. Jurnal Agrisistem : Seri Sosek Dan Penyuluhan, 16(2), 136–142. https://doi.org/10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v16i2.178