ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TAHU OEBUFU KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG

Isi Artikel Utama

Teti Tresna Lede Kore
Ernantje Hendrik
Jullyo Gideon Rohi
Ida Nurwiana

Abstrak

Usaha Tahu Oebufu merupakan agroindustri rumah tangga yang telah beroperasi sejak tahun 1994 dan menghadapi tantangan fluktuasi harga bahan baku kedelai serta ketidakpastian penerimaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Harga Pokok Produksi (HPP) dengan metode full costing, menilai kelayakan finansial melalui indikator Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP), serta menganalisis sensitivitas terhadap kenaikan harga kedelai dan penurunan produksi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan discount rate 12% dan asumsi penurunan penerimaan 2% per tahun selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp338.547.504 per tahun dengan produksi 598 papan per bulan, menghasilkan HPP sebesar Rp47.178 per papan dan keuntungan bersih Rp92.012.496 per tahun. Analisis kelayakan finansial pada kondisi normal menghasilkan NPV Rp70.808.195, Net B/C 5,13, IRR 80,80%, dan PP 0,49 tahun (5,87 bulan), sehingga usaha dinyatakan layak. Analisis sensitivitas menunjukkan usaha tetap layak pada seluruh skenario: kenaikan harga kedelai 3% (NPV Rp54.562.185; IRR 155,76%; PP 0,56 tahun), kenaikan harga kedelai 5% (NPV Rp43.732.341; IRR 135,06%; PP 0,62 tahun), penurunan produksi 3% (NPV Rp57.731.852; IRR 160,08%; PP 0,55 tahun), dan penurunan produksi 5% (NPV Rp48.915.609; IRR 142,71%; PP 0,60 tahun). Skenario kenaikan harga kedelai 5% memberikan tekanan terbesar, namun semua indikator masih memenuhi kriteria kelayakan. Dengan demikian, Usaha Tahu Oebufu layak secara finansial dan direkomendasikan untuk melakukan efisiensi biaya bahan baku, diversifikasi produk, serta manajemen keuangan yang lebih profesional.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Kore, T. T. L., Hendrik, E., Rohi, J. G., & Nurwiana, I. (2026). ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TAHU OEBUFU KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG. Journal Education and Government Wiyata, 4(4), 1298–1315. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i4.547
Bagian
Articles

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik perdagangan Indonesia: Impor dan ekspor 2019–2023. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024). Produk domestik bruto Indonesia menurut lapangan usaha 2020–2024. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik kedelai dan produk olahannya di Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Kota Kupang. (2025). Kota Kupang dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kota Kupang.

Bakhtiar, A., Ibrahim, J. T., & Relawati, R. (2018). Analisis Kelayakan Finansial Agroindustri Tahu “RDS” (Studi Kasus di Agroindustri Pengolahan Tahu “RDS” Kecamatan Singosari Kabupaten Malang). Jurnal Agribest, 2(2), 174-178.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2023). Data konsumsi kedelai Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2022–2023. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Encyclopaedia Britannica. (2024). Soybean (Glycine max). Encyclopaedia Britannica. https://www.britannica.com/plant/soybean

Fathiyyah, N. N. (2024). Menggunakan Metode Full Costing Pada UMKM, 2(2016), 1–13.

Gittinger, J. P. (2008). Analisis Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. Jakarta: UI-Press.

Gowa, P. K., Naziha, N. N., & Afiah, N. (2018). Analisis Perhitungan Harga Pokok Penjualan Tahu Pada Pabrik Tahu, 9, 16–24.

Hamidah, A., Monoarfa, R., Taruh, V., Gorontalo, U. N., & Gorontalo, K. (2022). Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Process Costing Pada Pabrik Tahu Dan Tempe Sumber Sari Kota Gorontalo, 1(2), 1–13.

Hartati, S., & Sunaryanto, L. T. (2019). Analysis On Financial Feasibility Of Tofu Hygiene Industry In Grobogan Soybean House (RKG) (Case Study Of Hygiene Tofu Industry In Krangharjo, Grobongan), 7(2).

Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta.

Kadariah. (1986). Pengantar Evaluasi Proyek. Jakarta: LPFE UI.

Kadariah, L. K., & Gray, C. (2001). Pengantar Evaluasi Proyek. Jakarta: LPFE UI.

Kasmir, & Jakfar. (2017). Studi Kelayakan Bisnis (Ed. Revisi, Cet. Ke-13). Kencana.

Lina, W. R. (2020). Calculation Analysis Of Production Cost In Makmur Factory By Full Costing Method, 1(1), 140–154.

Mulyadi. (2016). Akuntansi Biaya. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Ramadani, D. T., Abidin, Z., & Kasymir, E. (2023). Evaluasi Kelayakan Finansial Agroindustri Tahu Sutra Berdasarkan Perbedaan Penggunaan Metode Pembakaran Di Gunung Sulah Way Halim Bandar Lampung. Jurnal Agristan, 6(2), 154–167.

Sa’id, N. A., Ma’ruf, A., & Delfitriani, D. (2020). Analisis Kelayakan Usaha Produksi Tahu Sumedang (Studi Kasus Di Pabrik Tahu XY Kecamatan Conggeang). Jurnal Agroindustri Halal, 6(1), 105–113.

Soekartawi. (2006). Analisis Usaha Tani. Jakarta: UI-Press.

Tasik, A., Fallo, Y. M., & Joka, U. (2020). Analisis Kelayakan Finansial Industri Rumahtangga Pangan (Studi Kasus Usaha Tahu Alfaria, Kota Kefamenanu). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 20(3), 218–229.

Zahara, N. F., Hakim, L., Agribisnis, P. S., Pertanian, F., & Kuala, U. S. (2019). Lamteumen Barat Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh (Financial Feasibility Analysis Of Tofu Agroindustry Rion In Lamteumen Barat, Sub District Of Jaya Baru Banda Aceh City). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 4(November), 213–222.