FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI TERKAIT HARGA JUAL-BELI KOPI MELALUI PRAKTIK IJON DI DESA TANGO MOLAS KECAMATAN LAMBA LEDA TIMUR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani menggunakan praktik ijon serta menganalisis tingkat risiko harga yang dihadapi petani kopi di Desa Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian dilakukan terhadap 100 petani kopi yang terdiri atas 50 petani pengguna ijon dan 50 petani non-ijon, yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi logistik biner untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani menggunakan praktik ijon, sedangkan tingkat risiko harga dianalisis menggunakan Koefisien Variasi (Coefficient of Variation/CV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan model regresi logistik signifikan dalam menjelaskan keputusan petani menggunakan praktik ijon. Secara parsial, kebutuhan modal dan harga kopi yang diterima petani berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani menggunakan praktik ijon, sedangkan tingkat pendidikan, luas lahan, jumlah anggota keluarga, dan jumlah produksi tidak berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5%. Analisis risiko harga menunjukkan nilai Coefficient of Variation (CV) sebesar sekitar 12%, sehingga tingkat risiko harga yang dihadapi petani pengguna praktik ijon termasuk dalam kategori sedang. Faktor yang secara signifikan memengaruhi keputusan petani menggunakan praktik ijon adalah kebutuhan modal dan harga kopi yang diterima petani, dengan nilai Nagelkerke R² sebesar 0,881. Sementara itu, pendidikan petani, luas lahan, jumlah anggota keluarga, dan jumlah produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani menggunakan praktik ijon pada taraf nyata 5%. Tingkat risiko harga kopi berdasarkan nilai Coefficient of Variation (CV) sebesar 12,34% termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan temuan ini, disarankan untuk meningkatkan akses petani terhadap sumber pembiayaan formal, memperkuat kelembagaan ekonomi petani, serta meningkatkan akses informasi harga pasar agar ketergantungan petani terhadap praktik ijon dapat dikurangi dan kesejahteraan petani kopi dapat ditingkatkan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Amanda, S., & Rosiana, N. (2022). Analisis transmisi harga kopi dari pasar
Amanda, Silvi dan Rosaliana, Nia. 2023 Analisis Daya Saing Kopi Indonesia Dalam Menghadapi Perdagangan Kopi Dunia. In: Agribusiness Forum/Forum Agribisnis. 2023.
Anjarsari, R. T. (2025). Evaluasi Risiko Produksi Kopi Arabika dengan Pendekatan Just and Pope di Kabupaten Bener Meriah. JoTEC (Journal of Tropical Estate Crops), 3(1), 1-19.
ANWAR, I. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Beras di Pasar Tradisional Kota Makassar= Factors that Influence Consumer Decision in Buying Rice in the Tradisional Market of Makassar City (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. (No Title).
Arikunto, Suharsimi. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek.
Asmara, Rosihan, and Risma Suryaningtyas (2011) "Analisis usahatani manggis dan faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi keputusan petani memasarkan hasil usahatani manggis dengan sistem Ijon." Agricultural Socio-Economics Journal 11.2 (2011): 129-129.
Adinugraha. 2025. Praktik ijon pada petani dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Agribisnis Indonesia. 10(2): 45–56.
Bunn, C., Läderach, P., Ovalle Rivera, O., & Kirschke, D. (2015). A bitter cup: change profile of global production of Arabica and Robusta coffee. Climatic Change, 129(1–2), 89–101. Department of Agriculture (USDA).
Ghozali, I. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Handayani. 2023. [Judul skripsi tentang produksi kopi robusta].
Harwood, J., Heifner, R., Coble, K., Perry, J., & Somwaru, A. (1999). Managing internasional komoditas pertanian. Jurnal Ekonomi dan Perdagangan
Internasional, 12(1), 90–102.
Hernanto, F. 1996. Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.
International Coffee Organization. (2023). Coffee market report 2023. . https://www.ico.org
Kotler, P. (2008). Manajemen pemasaran (Edisi ke-13). Jakarta: Erlangga.
Laila, N., Rahman, A., & Putri, D. (2023). Dampak perubahan iklim terhadap
produktivitas pertanian kopi di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia,
(2), 145–158.
Larasati, A. (2013). Analisis Faktor–Faktor yang Berpengaruh Terhadap Keputusan Petani Jeruk Pamelo (Citrus maxima) Dalam Memasarkan Hasil Usahataninya dengan Sistem Ijon.(Studi kasus di Desa Duwet, Kecamatan Bendo, Ka (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Lubis, S. N. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Jual Kopi pada UD Sian Huta di Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).
Mubyarto. 2001. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES.
Mulyono. 2021. Pendidikan non formal dalam pemberdayaan masyarakat desa.
Mosher, A. T. 1987. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Jakarta: Yasaguna.
Nurdin, M. R. (2014). Hubungan Sistem Ijon dengan Karakteristik Petani Manggis Desa Karacak Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.
Rexsi Nopriyandi, Haryadi,(2017), "Analisis Ekspor Kopi Indonesia", Jurnal Paradigma Ekonomika, Vol. 12, No. 1, Januari—Juni (2017), hlm. 1-10.
risk in farming: Concepts, research, and analysis. Washington, DC: U.S.
Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.
Sari, D., & Pardian, P. (2018). Analisis risiko usahatani kopi di Indonesia. Jurnal
Silitonga, T. (2019). Karakteristik dan keunggulan kopi liberika sebagai komoditas
Simorangkir, N.C., & Rosiana, N. (2022). Analisis Efisiensi Pemasaran Kopi Robusta di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Agribisnisindonesia,10(1),113-125. https://doi.org/10.29244/jai.2022.10.1.113-125
Sitopu, J. W., Baali, I. Y., Husain, H., Stat, M., Chasanah, A. N., SE, M., ... & Bani, G. A. (2023). Statistik Multivariat Untu Ekonomi dan Bisnis: di Lengkapi dengan Program IBM SPSS.
Sulastiningsih, & Zulkifli. (2006). Manajemen pemasaran: Teori dan aplikasi.
Swastha, B. (2007). Manajemen pemasaran modern. Yogyakarta: Liberty.
Tija, L. B. A., Sumanti, G., Sepriani, R. S. R., Bani, D., Kaba Dami, L., Neu Roga, E. B., & Rade, S. D. (2024). Sistem Ijon Sebagai Bentuk Kearifan Lokal Dalam Sistem Perikatan Di Desa Colol, Kec. Lambaleda Kab. Manggarai Timur. Jurnal Ilmu Hukum dan Politik, Vol. 2, No. 1, Hal 157-171. DOIhttps://doi.org/10.51903/perkara.v2i1.1630 tingkat petani. Nama Jurnal, Volume(Nomor), halaman. unggulan. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(3), 201–210. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Zahara, A., Rahim, A., & Yusuf, M. (2020). Analisis integrasi harga pasar