EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN KINERJA GURU DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pengelolaan kinerja guru merupakan proses yang kompleks dan berperan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Namun, kebijakan yang baik pada tataran rumusan belum tentu berjalan serupa di lapangan, karena masih ditemukan pemahaman guru yang beragam terhadap tujuan kebijakan, beban kepala sekolah sebagai penilai yang berat, keterbatasan perangkat dan jaringan internet, serta tindak lanjut hasil penilaian yang belum terhubung dengan pengembangan kompetensi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi kebijakan pengelolaan kinerja guru dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta merumuskan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) terhadap dokumen kebijakan pemerintah, buku teori, dan artikel jurnal ilmiah nasional maupun internasional. Analisis dilakukan dengan model evaluasi CIPP (konteks, masukan, proses, dan hasil). Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan ini memiliki tujuan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan peningkatan mutu pembelajaran. Faktor pendukung utama adalah kejelasan tujuan dan tumbuhnya budaya refleksi di sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi beban kerja penilai, kesenjangan akses teknologi, dan kecenderungan memaknai kebijakan secara administratif. Kontribusi kebijakan terhadap mutu pembelajaran menguat apabila hasil penilaian dimanfaatkan sebagai dasar program pengembangan kompetensi. Strategi yang direkomendasikan meliputi penempatan pengelolaan kinerja sebagai siklus pembinaan berkelanjutan, penguatan kapasitas kepala sekolah, penyederhanaan prosedur, dan penghubungan hasil penilaian dengan program pengembangan yang tepat sasaran.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Ahyanuardi, A., Hambali, H., & Krismadinata, K. (2018). Pengaruh kompetensi pedagogik dan profesional guru sekolah menengah kejuruan pasca sertfikasi terhadap komitmen guru melaksanakan proses pembelajaran. Invotek: Jurnal Inovasi Vokasional Dan Teknologi, 18(1), 67-74.
Edwards III, G. C. (1980).
Implementing Public Policy. Washington, DC: Congressional Quarterly Press.
Kusumaningrum, H., Chaerany, C., Kholisah, T. A., & Cahyani, R. (2024). Kinerja guru sebagai aspek strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam Muta'allimin, 1(3), 103-114.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Prabowo, R., Setiawan, F., Wibowo,
J. M., Oktarina, R., & Rahmadia, N. A. (2022). Evaluasi Kebijkan Pendidikan. Jurnal Impresi Indonesia, 1(8), 901-907. https://doi.org/10.58344/jii.v1i8.298
Yusrianti, S. (2025). Supervisi Berbasis Indikator Praktik Kinerja Guru dalam Perspektif Kebijakan dan Literatur Akademik. Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 5(4), 534-545.