ANALISIS KEBIJAKAN BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN DALAM PERSPEKTIF TATA KELOLA PENDIDIKAN DI INDONESIA STUDI PUSTAKA TERHADAP PERMENDIKDASMEN NOMOR 6 TAHUN 2026

Isi Artikel Utama

Ai Nurjamilah
Undang Ruslan Wahyudin

Abstrak

Budaya sekolah yang aman dan nyaman merupakan bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga sekolah dan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman dalam perspektif tata kelola pendidikan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis dokumen. Sumber data utama adalah Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, didukung oleh artikel jurnal dan literatur yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan menggunakan kerangka implementasi kebijakan Edwards III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi atau sikap pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman mencakup perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, keamanan sosiokultural, serta keadaban dan keamanan digital. Dari perspektif tata kelola pendidikan, pelaksanaannya memerlukan penyampaian informasi yang jelas, dukungan sumber daya, komitmen pelaksana, serta pembagian tanggung jawab dan koordinasi yang terarah. Kajian ini menegaskan bahwa keberadaan regulasi perlu didukung oleh pengelolaan yang terkoordinasi dan keterlibatan pemangku kepentingan. Namun, karena penelitian terbatas pada dokumen dan literatur, kajian ini belum dapat menyimpulkan tingkat keberhasilan penerapan kebijakan di satuan pendidikan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Nurjamilah, A., & Wahyudin, U. R. (2026). ANALISIS KEBIJAKAN BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN DALAM PERSPEKTIF TATA KELOLA PENDIDIKAN DI INDONESIA STUDI PUSTAKA TERHADAP PERMENDIKDASMEN NOMOR 6 TAHUN 2026. Journal Education and Government Wiyata, 4(4), 1481–1496. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i4.565
Bagian
Articles

Referensi

Aldridge, J. M., & McChesney, K. (2018). The relationships between school climate and adolescent mental health and wellbeing: A systematic literature review. International Journal of Educational Research, 88, 121–145. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2018.01.012

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Bradshaw, C. P., Cohen, J., Espelage, D. L., & Nation, M. (2021). Addressing school safety through comprehensive school climate approaches. School Psychology Review, 50(2–3), 221–236. https://doi.org/10.1080/2372966X.2021.1926321

Edwards III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.

Gonzálvez, C., Bacon, V., & Kearney, C. A. (2023). Systematic and evaluative review of school climate instruments for students, teachers, and parents. Psychology in the Schools, 60(6), 1781–1836. https://doi.org/10.1002/pits.22838

Grazia, V., & Molinari, L. (2021). School climate multidimensionality and measurement: A systematic literature review. Research Papers in Education, 36(5), 561–587. https://doi.org/10.1080/02671522.2019.1697735

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026, January 12). Bangun lingkungan belajar aman dan nyaman, Kemendikdasmen terbitkan Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026. https://www.kemendikdasmen.go.id/siaran-pers/14536-bangun-lingkungan-belajar-aman-dan-nyaman-kemendikdasmen-terbitkan-permendikdasmen-no-6-tahun-2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. https://peraturan.bpk.go.id/Details/345185/permendikdasmen-no-6-tahun-2026

Limone, P., & Toto, G. A. (2022). Psychological strategies and protocols for promoting school well-being: A systematic review. Frontiers in Psychology, 13, 914063. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.914063

Mori, Y., Tiiri, E., Khanal, P., Khakurel, J., Mishina, K., & Sourander, A. (2021). Feeling unsafe at school and associated mental health difficulties among children and adolescents: A systematic review. Children, 8(3), 232. https://doi.org/10.3390/children8030232

Prasetyo, R. A. B. (2018). Persepsi iklim sekolah dan kesejahteraan subjektif siswa di sekolah. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 8(2), 133–144. https://doi.org/10.26740/jptt.v8n2.p133-144

Scholz, D., Taylor, A., & Strelan, P. (2023). Factors contributing to the efficacy of universal mental health and wellbeing programs in secondary schools: A systematic review. Adolescent Research Review, 8, 117–136. https://doi.org/10.1007/s40894-022-00193-6

Sitorus, M. (2019). Pengaruh communication, resources, disposition, dan bureaucratic structure terhadap implementasi kebijakan pendidikan (Studi kasus pembentukan Dewan Pendidikan Kabupaten Tobasamosir). Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 4(1). https://doi.org/10.31113/jia.v4i1.412

Van Aalst, D. A., Huitsing, G., & Veenstra, R. (2024). A systematic review on primary school teachers’ characteristics and behaviors in identifying, preventing, and reducing bullying. International Journal of Bullying Prevention, 6, 124–137. https://doi.org/10.1007/s42380-022-00145-7

Voight, A., & Nation, M. (2016). Practices for improving secondary school climate: A systematic review of the research literature. American Journal of Community Psychology, 58(1–2), 174–191. https://doi.org/10.1002/ajcp.12074

Wang, M.-T., & Degol, J. L. (2016). School climate: A review of the construct, measurement, and impact on student outcomes. Educational Psychology Review, 28(2), 315–352. https://doi.org/10.1007/s10648-015-9319-1

Wibowo, Y. S., Setiawati, F. A., Qodriah, S. R., Nizeyumukiza, E., & Ayriza, Y. (2020). Do school climate and subjective well-being affect student achievement in Indonesia?: A linear regression analysis. Jurnal Pendidikan Progresif, 10(2), 183–191. https://doi.org/10.23960/jpp.v10.i2.202004

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.