KOMPARASI METODOLOGI DAN CORAK PENAFSIRAN DALAM KITAB AL-ASAS FI AL-TAFSIR DAN KITAB AL-BAHR AL-MUHITH
DOI:
https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i1.354Kata Kunci:
Tafsir Al-Qur’an, Metodologi Tafsir, Corak Penafsiran, Sa‘id Hawwa, Abu Hayyan al-Andalusi.Abstrak
Penelitian ini membahas perbandingan metodologi dan corak penafsiran dalam Al-Asas fi al-Tafsir karya Sa‘id Hawwa dan Al-Bahr al-Muhith karya Abu Hayyan al-Andalusi. Kedua kitab tafsir tersebut merepresentasikan dua periode dan kecenderungan berbeda dalam tradisi penafsiran Al-Qur’an, yaitu tafsir klasik dan tafsir modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap metodologi penafsiran yang digunakan oleh masing-masing mufasir, mengidentifikasi corak penafsiran yang dominan, serta menganalisis persamaan dan perbedaan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Asas fi al-Tafsir dan Al-Bahr al-Muhith, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-komparatif dengan menelaah metode, corak, dan contoh penafsiran dalam kedua kitab tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sa‘id Hawwa menggunakan metode tahlili dengan penekanan pada kesatuan tematik Al-Qur’an (al-wahdah al-qur’aniyyah) serta corak tafsir tarbawi, dakwah, dan spiritual yang kontekstual dengan tantangan modern. Sementara itu, Abu Hayyan al-Andalusi menggunakan metode tahlili dengan corak lughawiy yang sangat kuat, khususnya dalam analisis nahwu, sharaf, dan balaghah, serta cenderung berhati-hati terhadap pendekatan tafsir ilmiah. Perbedaan metodologi dan corak penafsiran ini menunjukkan bahwa tafsir Al-Qur’an merupakan refleksi perkembangan konteks keilmuan dan kebutuhan umat pada setiap masa. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah studi tafsir dan memberikan kontribusi dalam memahami dinamika metodologi penafsiran Al-Qur’an dari masa klasik hingga modern.
Referensi
Atika Septina, Muyasaroh Muyasaroh, Dwi Noviani, & Destri Wulandari. (2023). Al-Qur’an Dan Urgensinya Dalam Kehidupan Manusia. Ta’rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 4(3), 127–135. https://doi.org/10.59059/tarim.v4i3.211
Hakim, L. (t.t.). Telaah TAFSIR AL BAHR AL MUHITH. Scribd. Diambil 9 Oktober 2025, dari https://id.scribd.com/document/631755588/Telaah-TAFSIR-AL-BAHR-AL-MUHITH
Hidayatulloh, M. D. (2025). (PDF) Makna Al-Qurán Secara Umum dan Kedudukannya sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan. ResearchGate. https://doi.org/10.59966/setyaki.v1i1.5
Idris, M. (2019). KAREKTERISTIK KITAB AL-ASAS FI AL-TAFSIR KARYA SA’ID HAWA. Jurnal Ulunnuha, 8(1), 115–126. https://doi.org/10.15548/ju.v8i1.294
Laila, R. N., & Fauziyyah, N. M. (2024). Kontribusi al-Bahral-Muhithpada Ilmu Tafsir. 2.
Nururrofiq, M. (t.t.). AL-BIRR DALAM AL-QUR’AN: STUDI AYAT-AYAT AL-BIRR MENURUT SA’I
Prakoso, T. J. (2025). (PDF) INTERELASI ALQURAN DAN KONSEP SOSIAL: KONSEPTUAL GOOD AND CLEAN GOVERNMENT SAID HAWWA DALAM AL-ASAS FI AT-TAFSIR. ResearchGate. https://doi.org/10.32505/tibyan.v4i2.1122
Prasetyo, B. A. (2024). Orientasi Penafsiran Sayyid Hawa dalam Tafsir Al-Asas Fi At-Tafsir dengan Corak Tafsir Dakwah Wal Harakah. Hamalatul Qur’an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur’an, 5(1), 120–130. https://doi.org/10.37985/hq.v5i1.112
Putra, R. A., & Malaka, A. (2022a). Manhaj Tafsir Bahrul Muhith Abu Hayyan Al-Andalusiy. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 2(1), 91–96. https://doi.org/10.15575/jis.v2i1.16505
Putra, R. A., & Malaka, A. (2022b). Manhaj Tafsir Bahrul Muhith Abu Hayyan Al-Andalusiy. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 2(1), 91–96. https://doi.org/10.15575/jis.v2i1.16505
Suriansah, D. (t.t.). PEMIKIRAN SA’ID HAWWA TENTANG JIWA (STUDI ANALISIS PERJALANAN JIWA MENUJU ALLAH).
Susanti, S. E. (2025). (PDF) Pendidikan Spiritual Menurut Said Hawwa dan Relevansinya dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. ResearchGate. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i3.4090
Aditya, V., Sagala, R., & Kusuma, G. C. (2025). Tafsir, Ta’wil, dan Terjemahan dalam Kurikulum Pendidikan Bahasa Arab: Analisis Kualitatif terhadap Perspektif Pengajar dan Mahasiswa. Al-Kalim : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Dan Kebahasaaraban, 4(1), 42–51. https://doi.org/10.60040/jak.v4i1.97
Andi, F. (2024). Metode Tafsir Al-Qur’an Sebagai Metode Pembelajaran Dalam Pendidikan. Muaddib: Islamic Education Journal, 7(1), 19–27. https://doi.org/10.19109/muaddib.v7i1.23877
Hawa, S. (1978). Karya Sa ’ Id Hawa. 115–126.
Nururrofiq, M. (2024). Al-birr dalam al- qur’an: studi ayat-ayat al-birr menurut sa ’ i
Prasetyo, B. A. (2024). Orientasi Penafsiran Sayyid Hawa dalam Tafsir Al-Asas Fi At- Tafsir dengan Corak Tafsir Dakwah Wal Harakah. Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an, 5(1), 107–117.
Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). No Title 済無No Title No Title No Title. 2, 306–312.
Shuhari, M. H., & Hamat, M. F. (2015). Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari Bil. 9 Januari 2015. Jurnal Islam Dan Masyarakat Kontemporari, 9(9), 101–139.
Sitorus, R., Hasyimsyah, H., & ... (2022). Said Hawwa and Modern Tasawuf: An Introduction. … International Research and …, 4420–4427. https://www.bircu-journal.com/index.php/birci/article/view/4151
Theojaka, T. (2019). Interelasi Alquran Dan Konsep Sosial: Konseptual Good and Clean Government Said Hawwa Dalam Al-Asas Fi At-Tafsir. Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an Dan Tafsir, 4(2), 190–208. https://doi.org/10.32505/tibyan.v4i2.1122
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Risko Ari Saputra, Evi Aulia, Ahmad Dasuki

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4550198/original/016488700_1692862388-cover.jpg)
