KOMPARASI METODOLOGI DAN CORAK PENAFSIRAN DALAM KITAB AL-ASAS FI AL-TAFSIR DAN KITAB AL-BAHR AL-MUHITH

Penulis

  • Risko Ari Saputra UIN Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia
  • Evi Aulia UIN Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia
  • Ahmad Dasuki UIN Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i1.354

Kata Kunci:

Tafsir Al-Qur’an, Metodologi Tafsir, Corak Penafsiran, Sa‘id Hawwa, Abu Hayyan al-Andalusi.

Abstrak

Penelitian ini membahas perbandingan metodologi dan corak penafsiran dalam Al-Asas fi al-Tafsir karya Sa‘id Hawwa dan Al-Bahr al-Muhith karya Abu Hayyan al-Andalusi. Kedua kitab tafsir tersebut merepresentasikan dua periode dan kecenderungan berbeda dalam tradisi penafsiran Al-Qur’an, yaitu tafsir klasik dan tafsir modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap metodologi penafsiran yang digunakan oleh masing-masing mufasir, mengidentifikasi corak penafsiran yang dominan, serta menganalisis persamaan dan perbedaan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Asas fi al-Tafsir dan Al-Bahr al-Muhith, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-komparatif dengan menelaah metode, corak, dan contoh penafsiran dalam kedua kitab tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sa‘id Hawwa menggunakan metode tahlili dengan penekanan pada kesatuan tematik Al-Qur’an (al-wahdah al-qur’aniyyah) serta corak tafsir tarbawi, dakwah, dan spiritual yang kontekstual dengan tantangan modern. Sementara itu, Abu Hayyan al-Andalusi menggunakan metode tahlili dengan corak lughawiy yang sangat kuat, khususnya dalam analisis nahwu, sharaf, dan balaghah, serta cenderung berhati-hati terhadap pendekatan tafsir ilmiah. Perbedaan metodologi dan corak penafsiran ini menunjukkan bahwa tafsir Al-Qur’an merupakan refleksi perkembangan konteks keilmuan dan kebutuhan umat pada setiap masa. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah studi tafsir dan memberikan kontribusi dalam memahami dinamika metodologi penafsiran Al-Qur’an dari masa klasik hingga modern.

Referensi

Atika Septina, Muyasaroh Muyasaroh, Dwi Noviani, & Destri Wulandari. (2023). Al-Qur’an Dan Urgensinya Dalam Kehidupan Manusia. Ta’rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 4(3), 127–135. https://doi.org/10.59059/tarim.v4i3.211

Hakim, L. (t.t.). Telaah TAFSIR AL BAHR AL MUHITH. Scribd. Diambil 9 Oktober 2025, dari https://id.scribd.com/document/631755588/Telaah-TAFSIR-AL-BAHR-AL-MUHITH

Hidayatulloh, M. D. (2025). (PDF) Makna Al-Qurán Secara Umum dan Kedudukannya sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan. ResearchGate. https://doi.org/10.59966/setyaki.v1i1.5

Idris, M. (2019). KAREKTERISTIK KITAB AL-ASAS FI AL-TAFSIR KARYA SA’ID HAWA. Jurnal Ulunnuha, 8(1), 115–126. https://doi.org/10.15548/ju.v8i1.294

Laila, R. N., & Fauziyyah, N. M. (2024). Kontribusi al-Bahral-Muhithpada Ilmu Tafsir. 2.

Nururrofiq, M. (t.t.). AL-BIRR DALAM AL-QUR’AN: STUDI AYAT-AYAT AL-BIRR MENURUT SA’I

Prakoso, T. J. (2025). (PDF) INTERELASI ALQURAN DAN KONSEP SOSIAL: KONSEPTUAL GOOD AND CLEAN GOVERNMENT SAID HAWWA DALAM AL-ASAS FI AT-TAFSIR. ResearchGate. https://doi.org/10.32505/tibyan.v4i2.1122

Prasetyo, B. A. (2024). Orientasi Penafsiran Sayyid Hawa dalam Tafsir Al-Asas Fi At-Tafsir dengan Corak Tafsir Dakwah Wal Harakah. Hamalatul Qur’an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur’an, 5(1), 120–130. https://doi.org/10.37985/hq.v5i1.112

Putra, R. A., & Malaka, A. (2022a). Manhaj Tafsir Bahrul Muhith Abu Hayyan Al-Andalusiy. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 2(1), 91–96. https://doi.org/10.15575/jis.v2i1.16505

Putra, R. A., & Malaka, A. (2022b). Manhaj Tafsir Bahrul Muhith Abu Hayyan Al-Andalusiy. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 2(1), 91–96. https://doi.org/10.15575/jis.v2i1.16505

Suriansah, D. (t.t.). PEMIKIRAN SA’ID HAWWA TENTANG JIWA (STUDI ANALISIS PERJALANAN JIWA MENUJU ALLAH).

Susanti, S. E. (2025). (PDF) Pendidikan Spiritual Menurut Said Hawwa dan Relevansinya dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. ResearchGate. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i3.4090

Aditya, V., Sagala, R., & Kusuma, G. C. (2025). Tafsir, Ta’wil, dan Terjemahan dalam Kurikulum Pendidikan Bahasa Arab: Analisis Kualitatif terhadap Perspektif Pengajar dan Mahasiswa. Al-Kalim : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Dan Kebahasaaraban, 4(1), 42–51. https://doi.org/10.60040/jak.v4i1.97

Andi, F. (2024). Metode Tafsir Al-Qur’an Sebagai Metode Pembelajaran Dalam Pendidikan. Muaddib: Islamic Education Journal, 7(1), 19–27. https://doi.org/10.19109/muaddib.v7i1.23877

Hawa, S. (1978). Karya Sa ’ Id Hawa. 115–126.

Nururrofiq, M. (2024). Al-birr dalam al- qur’an: studi ayat-ayat al-birr menurut sa ’ i

Prasetyo, B. A. (2024). Orientasi Penafsiran Sayyid Hawa dalam Tafsir Al-Asas Fi At- Tafsir dengan Corak Tafsir Dakwah Wal Harakah. Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an, 5(1), 107–117.

Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). No Title 済無No Title No Title No Title. 2, 306–312.

Shuhari, M. H., & Hamat, M. F. (2015). Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari Bil. 9 Januari 2015. Jurnal Islam Dan Masyarakat Kontemporari, 9(9), 101–139.

Sitorus, R., Hasyimsyah, H., & ... (2022). Said Hawwa and Modern Tasawuf: An Introduction. … International Research and …, 4420–4427. https://www.bircu-journal.com/index.php/birci/article/view/4151

Theojaka, T. (2019). Interelasi Alquran Dan Konsep Sosial: Konseptual Good and Clean Government Said Hawwa Dalam Al-Asas Fi At-Tafsir. Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an Dan Tafsir, 4(2), 190–208. https://doi.org/10.32505/tibyan.v4i2.1122

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28

Cara Mengutip

Saputra, R. A., Aulia, E., & Dasuki, A. (2026). KOMPARASI METODOLOGI DAN CORAK PENAFSIRAN DALAM KITAB AL-ASAS FI AL-TAFSIR DAN KITAB AL-BAHR AL-MUHITH . Journal Education and Government Wiyata, 4(1), 28–47. https://doi.org/10.71128/e-gov.v4i1.354

Terbitan

Bagian

Articles